Bergotong-royong
Desa Purwodadi Simpang, Lampung Selatan – Sabtu, 11 Januari 2026 menandai hari keempat pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung di Desa Purwodadi Simpang. Hari ini menjadi momen istimewa bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan kemasyarakatan yang sarat dengan nilai-nilai kebersamaan dan keagamaan. Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia tampil nyata dalam setiap aktivitas yang dilakukan, mempererat tali persaudaraan antara mahasiswa dan warga desa.
Pagi hari yang cerah menyambut mahasiswa dengan kesibukan yang penuh makna. Bersama dengan warga desa, mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan gotong royong mempersiapkan peringatan Isra Mi’raj yang akan segera dilaksanakan. Kegiatan dimulai sejak pukul delapan pagi, ketika warga mulai berkumpul di lokasi yang telah ditentukan untuk acara peringatan. Mahasiswa dengan penuh semangat bergabung dalam pekerjaan membersihkan area yang akan digunakan untuk acara. Suasana gotong royong terasa begitu hangat dan penuh kekeluargaan, di mana tidak ada sekat antara mahasiswa dan warga. Setiap orang bekerja sesuai dengan kemampuannya masing-masing, saling membantu dan bahu-membahu. Dalam proses gotong royong ini, terjadi banyak interaksi positif yang semakin mempererat hubungan mahasiswa dengan warga. Warga memberikan banyak nasihat dan berbagi pengalaman tentang bagaimana menyelenggarakan acara keagamaan yang baik dan khidmat. Melalui gotong royong ini, mahasiswa semakin memahami bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya tentang program-program besar yang terencana, tetapi juga tentang kehadiran dan keterlibatan langsung dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.
Setelah seharian beraktivitas dan beristirahat sejenak di posko, malam harinya mahasiswa melanjutkan agenda dengan melakukan kunjungan silahturahmi ke rumah-rumah warga di Dusun 3. Kegiatan ini merupakan upaya mahasiswa untuk memperluas jaringan komunikasi dan lebih mengenal karakteristik masyarakat di berbagai dusun yang ada di Desa Purwodadi Simpang. Kedatangan mahasiswa di setiap rumah disambut dengan sangat hangat oleh warga Dusun 3. Meskipun sudah malam, para warga dengan senang hati menerima kunjungan dan mengajak mahasiswa untuk duduk bersama sambil berbincang-bincang. Dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan, mahasiswa mendengarkan berbagai cerita dari warga tentang kehidupan mereka, harapan untuk kemajuan dusun, serta berbagai kendala yang mereka hadapi. Beberapa warga menyampaikan harapan agar mahasiswa dapat membantu meningkatkan keterampilan pemuda di dusun, mengadakan kegiatan pemberdayaan ekonomi untuk ibu-ibu, atau membantu dalam bidang pendidikan anak-anak. Mahasiswa mencatat setiap masukan dengan serius, memastikan bahwa setiap aspirasi warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program kerja. Interaksi yang terjalin sangat akrab dan penuh kehangatan, seolah mahasiswa telah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Dusun 3.
Hari keempat KKN ditutup dengan rasa syukur yang mendalam. Kegiatan gotong royong di pagi hari dan silahturahmi di malam hari telah memberikan pengalaman yang sangat bermakna, memperkuat ikatan emosional antara mahasiswa dengan masyarakat Desa Purwodadi Simpang. Mahasiswa semakin memahami bahwa pengabdian yang sesungguhnya adalah tentang kehadiran yang tulus, kepedulian yang nyata, dan kesediaan untuk belajar dari masyarakat. Dengan semangat yang semakin berkobar dan dukungan penuh dari masyarakat, mahasiswa KKN Universitas Lampung siap melanjutkan perjalanan pengabdian mereka di hari-hari berikutnya, membawa perubahan positif bagi Desa Purwodadi Simpang.
