Waringinsari Timur, 26 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan mengajar mengaji sebagai bagian dari pendampingan pendidikan keagamaan bagi anak-anak di Desa Waringinsari Timur. Kegiatan ini ditujukan bagi anak-anak usia dini yang masih berada pada tahap awal pembelajaran membaca Al-Qur’an, khususnya tingkatan Iqro jilid 0 kecil dan 0 besar.
Kegiatan mengaji dilaksanakan dengan suasana yang sederhana dan penuh kehangatan. Anak-anak yang mengikuti kegiatan ini menunjukkan antusiasme tinggi, ditandai dengan sikap riang, aktif bertanya, serta semangat untuk mencoba membaca huruf hijaiyah satu per satu. Karakter anak-anak yang masih berusia dini menjadikan kegiatan berlangsung dinamis dan penuh keceriaan, sehingga diperlukan pendekatan yang sabar, komunikatif, dan menyenangkan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-T memberikan pendampingan secara bertahap, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, cara pengucapan yang benar (makhraj), hingga latihan membaca suku kata sederhana sesuai dengan materi pada buku Iqro. Metode pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak, sehingga proses belajar dapat berjalan secara perlahan namun konsisten.

Selain aspek kemampuan membaca, kegiatan mengaji ini juga bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini, membangun kebiasaan belajar yang positif, serta melatih kedisiplinan anak dalam mengikuti kegiatan keagamaan. Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan anak-anak juga menjadi ruang pembelajaran sosial, di mana anak-anak belajar untuk mendengarkan, bergiliran membaca, serta menghargai teman-temannya.
Bagi mahasiswa KKN-T, kegiatan mengajar mengaji menjadi pengalaman berharga dalam memahami pentingnya peran pendidikan nonformal di lingkungan masyarakat desa. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian sosial yang berkontribusi pada pembentukan karakter dan moral generasi muda sejak dini.
Melalui kegiatan mengaji ini, diharapkan anak-anak di Desa Waringinsari Timur dapat memperoleh dasar pendidikan keagamaan yang kuat, sekaligus menumbuhkan semangat belajar yang berkelanjutan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat terus berjalan secara rutin dengan dukungan masyarakat dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kualitas sumber daya manusia desa.
