Desa Pemanggilan, Selasa (27/01) — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Pemanggilan melaksanakan rangkaian kegiatan yang berfokus pada penataan lingkungan dan pembangunan desa berkelanjutan. Kegiatan ini mencakup pemasangan banner TOGA, diskusi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah Srimulyo 2, serta pembahasan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di wilayah Serbajadi 1.
Kegiatan diawali dengan pemasangan banner edukasi di area TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang sebelumnya telah direvitalisasi. Banner tersebut dipasang sebagai penanda kawasan sekaligus media edukasi lingkungan, agar masyarakat mengetahui bahwa area TOGA tidak hanya dimanfaatkan sebagai tanaman obat, tetapi juga sebagai bagian dari ruang hijau desa yang memiliki nilai edukatif dan lingkungan.
Setelah pemasangan banner selesai, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan kunjungan ke rumah Ketua RT 02 Srimulyo 2. Kunjungan ini dilakukan untuk berdiskusi secara khusus mengenai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dalam diskusi tersebut dibahas kondisi lingkungan sekitar, peran RTH dalam menciptakan suasana yang sejuk dan nyaman, serta potensi pemanfaatan lahan agar dapat dikembangkan menjadi ruang hijau yang fungsional dan mudah dirawat secara gotong royong oleh warga.

Diskusi RTH di Srimulyo 2 RT 02 berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Ketua RT menyampaikan kondisi nyata di wilayahnya, sementara mahasiswa KKN turut memberikan pandangan dan gagasan sebagai bentuk kontribusi pemikiran dalam mendukung penataan lingkungan desa yang lebih baik dan berkelanjutan.
Selain diskusi RTH, pada kesempatan dan lokasi yang berbeda, mahasiswa KKN juga melakukan pembahasan mengenai Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di wilayah Serbajadi 1. Diskusi ini membahas kondisi TPS yang ada, kebiasaan masyarakat dalam membuang sampah, serta pentingnya pengelolaan TPS yang lebih tertata agar tidak mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan di dua wilayah tersebut, mahasiswa KKN Desa Pemanggilan berupaya mengintegrasikan isu ruang hijau dan kebersihan lingkungan sebagai satu kesatuan dalam pembangunan desa. Sinergi antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan Desa Pemanggilan yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.
