Pada hari Rabu, 21 Januari 2026 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung yang bertugas di Desa Merak Batin 2, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan dua agenda kegiatan, yaitu mengikuti pengajian bersama masyarakat di Dusun Tanjung Seneng serta melakukan percobaan pembuatan chips berbahan dasar singkong di posko KKN. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam membangun kedekatan sosial dengan masyarakat sekaligus mengembangkan inovasi pangan berbasis bahan lokal. Kegiatan diawali dengan pengajian di Dusun Tanjung Seneng yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Mahasiswa KKN turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan pengajian bersama warga sebagai bentuk silaturahmi serta penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan yang dijunjung oleh masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN dapat lebih mengenal kehidupan sosial dan budaya masyarakat serta mempererat hubungan baik dengan warga Dusun Tanjung Seneng.
Setelah kegiatan pengajian selesai, mahasiswa KKN kembali ke posko untuk melanjutkan agenda percobaan pembuatan chips mocaf. Percobaan ini dilakukan sebagai bagian dari program kerja pengolahan pangan lokal yang memanfaatkan tepung mocaf (Modified Cassava Flour) sebagai bahan utama. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN melakukan uji coba pengolahan mulai dari pencampuran bahan, pembentukan adonan, hingga proses penggorengan, guna memperoleh tekstur dan cita rasa yang sesuai. Percobaan pembuatan chips mocaf ini bertujuan sebagai tahap awal pengembangan produk camilan alternatif berbasis singkong yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa KKN dalam menciptakan inovasi pangan sederhana yang dapat diaplikasikan oleh masyarakat, khususnya dalam skala rumah tangga.
Secara keseluruhan, kegiatan pengajian di Dusun Tanjung Seneng dan percobaan pembuatan chips mocaf di posko berjalan dengan lancar. Mahasiswa KKN berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat sekaligus menjadi langkah awal dalam pengembangan produk pangan lokal yang bernilai tambah bagi Desa Merak Batin.
