Bandar Lampung, 3 Februari 2026 —Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Kelurahan Rajabasa Raya 2 melaksanakan kegiatan penataan kabel sensorik sebagai bagian dari persiapan Program Kerja Bank Sampah Pintar. Kegiatan ini merupakan tahapan teknis penting dalam mendukung sistem pemilahan sampah berbasis sensor yang sedang dikembangkan oleh tim KKN.
Penataan kabel sensorik dilakukan untuk memastikan sistem pemilahan sampah dapat bekerja secara optimal, khususnya dalam membedakan sampah logam dan non-logam. Kabel-kabel sensor disusun dan dirapikan sesuai dengan rancangan sistem agar dapat terhubung dengan komponen utama secara aman, rapi, dan efisien. Proses ini juga bertujuan untuk meminimalkan risiko gangguan teknis saat alat mulai dioperasikan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN bekerja secara kolaboratif dengan membagi tugas, mulai dari pengaturan jalur kabel, penyambungan antar komponen sensor, hingga pengecekan kembali koneksi agar sesuai dengan kebutuhan sistem. Kegiatan ini dilakukan dengan penuh ketelitian, mengingat penataan kabel berperan penting dalam kelancaran kinerja alat dan keamanan penggunaan.
Selain sebagai persiapan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan teknologi secara langsung di lapangan. Melalui proses ini, mahasiswa tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada ketepatan instalasi dan keberlanjutan penggunaan alat Bank Sampah Pintar oleh masyarakat ke depannya.
Melalui penataan kabel sensorik ini, mahasiswa KKN Rajabasa Raya 2 berharap sistem pemilahan sampah berbasis sensorik dapat berjalan dengan baik dan mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, serta ramah lingkungan. Kegiatan ini menjadi langkah lanjutan menuju implementasi Bank Sampah Pintar sebagai inovasi pengelolaan sampah di Kelurahan Rajabasa Raya.
