
Pada satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan lokakarya, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjalankan kegiatan pengantaran undangan ke seluruh ketua RT di wilayah kelurahan, khususnya yang berada di Lingkungan 1 dan 2. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pendekatan awal mahasiswa kepada para tokoh masyarakat serta menjadi sarana sosialisasi terkait agenda lokakarya yang akan dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja KKN.
Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan mempersiapkan undangan dan daftar RT yang akan dikunjungi. Dengan semangat kolaboratif, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mengantarkan undangan secara langsung. Proses pengantaran ini tidak hanya sebatas menyampaikan surat resmi, tetapi juga menjadi momen untuk berdialog singkat, memperkenalkan rencana kegiatan lokakarya, serta menyampaikan maksud dan tujuan dari program-program yang akan dipresentasikan dalam forum tersebut.
Respon positif dari para ketua RT sangat dirasakan. Mereka menyambut hangat kehadiran mahasiswa, bahkan beberapa di antaranya memberikan masukan dan harapan terhadap isi lokakarya, agar benar-benar menyentuh kebutuhan warga. Proses ini memperlihatkan bahwa keterlibatan langsung dengan para pemangku kepentingan lokal sangat penting untuk membangun kepercayaan dan dukungan terhadap kegiatan mahasiswa.

Kegiatan pengantaran undangan ditutup dengan penyerahan undangan terakhir, yang sekaligus menjadi momen kunjungan ke rumah Ibu PKK setempat. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa tidak hanya menyerahkan undangan secara simbolis, tetapi juga berdiskusi ringan mengenai peran PKK dalam mendukung program-program pemberdayaan yang akan diusung dalam lokakarya. Suasana penuh keakraban terasa dalam kunjungan ini, diwarnai dengan jamuan sederhana dan obrolan hangat yang menambah kedekatan antara mahasiswa dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berhasil membangun komunikasi yang harmonis dengan para ketua RT dan Ibu PKK sebagai tokoh perempuan yang berperan strategis dalam penggerakan masyarakat. Hal ini menjadi bekal penting menjelang pelaksanaan lokakarya, karena keterlibatan dan dukungan mereka merupakan kunci keberhasilan dari program-program yang akan dijalankan.
