Lokakarya bukan sekadar agenda awal KKN, melainkan ruang untuk menguji sejauh mana gagasan yang disusun mampu menjawab kebutuhan warga. Hal inilah yang terasa dalam kegiatan lokakarya pemaparan program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Karang Maritim 2 yang dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026 di Posko Pantau Karang Maritim.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN menyampaikan program-program yang dirancang berdasarkan hasil observasi lapangan serta interaksi awal dengan masyarakat. Program tersebut mencakup EZIRO (Eco Enzyme untuk Zero Limbah Organik) sebagai upaya pengelolaan sampah rumah tangga, Drop In Clean (Drop Sampah, Inisiatif Lingkungan Bersih) yang mendorong kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan, serta SAHABAT (Sadar dan Hentikan Aksi Kekerasan Bersama Masyarakat) sebagai respons atas isu sosial yang masih perlu perhatian bersama. Di bidang pemberdayaan dan informasi, mahasiswa memaparkan UMK Go Digital untuk membantu pelaku usaha mikro beradaptasi dengan teknologi, LENSAMAR (Lensa Informasi Karang Maritim) sebagai media berbagi informasi kegiatan kelurahan, serta STRUKTURKU (Struktur Kelurahan untuk Umum) yang bertujuan membuka akses informasi pemerintahan secara sederhana dan mudah dipahami.
Sementara itu, program GENTING (Gerakan Anti Stunting 1000 HPK) disiapkan sebagai bentuk kepedulian terhadap isu kesehatan keluarga dan tumbuh kembang anak. Lokakarya berlangsung secara interaktif. Warga yang hadir menyampaikan berbagai saran dan pandangan terhadap program yang ditawarkan. Dari proses ini, mahasiswa belajar bahwa program yang baik tidak hanya menarik di atas kertas, tetapi juga harus dapat dijalankan bersama dan berkelanjutan setelah KKN berakhir.Melalui lokakarya ini, mahasiswa KKN Karang Maritim 2 menegaskan komitmennya untuk menjalankan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Keterlibatan warga sejak tahap perencanaan diharapkan menjadi fondasi bagi pelaksanaan KKN yang partisipatif dan berdampak nyata.
