Desa Purwodadi Simpang, Lampung Selatan – Sabtu, 17 Januari 2026 menandai hari kesepuluh pelaksanaan KKN Universitas Lampung di Desa Purwodadi Simpang. Hari ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mulai menjalankan program kerja yang telah disepakati dalam lokakarya sebelumnya. Dengan semangat pengabdian yang tinggi, mahasiswa terjun langsung ke dua sektor vital yaitu pendidikan dan kesehatan, melalui kunjungan ke sekolah dasar dan keterlibatan aktif dalam kegiatan posyandu.
Pagi hari dimulai dengan kunjungan mahasiswa ke sekolah dasar yang ada di wilayah Desa Purwodadi Simpang. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan observasi sebagai bagian dari persiapan program kerja di bidang pendidikan. Mahasiswa disambut dengan ramah oleh kepala sekolah dan para guru. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa melakukan diskusi mendalam mengenai kondisi sekolah, jumlah siswa, fasilitas pembelajaran yang tersedia, serta tantangan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar. Kepala sekolah menyampaikan beberapa kebutuhan seperti kegiatan bimbingan belajar untuk siswa, penyuluhan tentang pola hidup sehat, hingga penataan perpustakaan sekolah. Mahasiswa juga berkesempatan berkeliling melihat kondisi kelas, perpustakaan, dan fasilitas sekolah lainnya untuk mendapatkan gambaran lengkap. Dari hasil observasi ini, mahasiswa mencatat berbagai poin penting yang akan menjadi acuan dalam merancang program kerja di bidang pendidikan yang relevan dan bermanfaat bagi siswa.
Siang harinya, mahasiswa melanjutkan agenda dengan membantu kegiatan posyandu yang diselenggarakan untuk ibu-anak dan lansia. Kegiatan posyandu merupakan program rutin desa yang sangat penting untuk memantau kesehatan masyarakat, terutama balita dan lansia. Mahasiswa disambut dengan sangat hangat oleh para kader posyandu yang telah menunggu kedatangan mereka. Suasana posyandu terlihat ramai dengan ibu-ibu yang membawa balita mereka serta para lansia yang datang untuk memeriksakan kesehatan. Mahasiswa membantu berbagai kegiatan seperti pendaftaran peserta, pencatatan data kesehatan, penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, hingga membantu kader dalam pemberian vitamin dan imunisasi. Beberapa mahasiswa juga terlibat dalam memberikan edukasi kesehatan kepada para ibu tentang pentingnya nutrisi seimbang untuk anak dan pola hidup sehat untuk lansia. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh keceriaan, tercipta interaksi yang hangat antara mahasiswa dengan para ibu dan lansia yang hadir.
Para kader posyandu menyampaikan apresiasi yang tinggi atas bantuan mahasiswa yang sangat memudahkan pekerjaan mereka. Dengan adanya tambahan tenaga dari mahasiswa, pelayanan posyandu menjadi lebih cepat dan efisien. Ibu-ibu yang hadir juga merasa senang karena dapat berinteraksi dengan mahasiswa, berbagi cerita, dan mendapatkan informasi kesehatan yang bermanfaat. Melalui kegiatan posyandu ini, mahasiswa tidak hanya berkontribusi dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga semakin memahami kondisi kesehatan masyarakat desa dan tantangan yang dihadapi dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan. Pengalaman langsung ini memberikan wawasan berharga yang akan membantu mahasiswa dalam merancang program kesehatan yang lebih komprehensif dan tepat sasaran.
Hari kesepuluh KKN ditutup dengan perasaan puas dan semangat yang semakin membara. Mahasiswa berhasil menjalankan dua kegiatan penting yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan. Kunjungan ke sekolah dasar memberikan gambaran jelas tentang kebutuhan dunia pendidikan di desa, sementara keterlibatan dalam posyandu menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat. Dengan pengalaman dan data yang diperoleh hari ini, mahasiswa semakin siap untuk mengimplementasikan program-program kerja yang lebih terstruktur dan berdampak nyata. Dukungan dari guru, kader posyandu, dan antusiasme masyarakat semakin memperkuat keyakinan mahasiswa bahwa pengabdian mereka di Desa Purwodadi Simpang akan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
