Desa Gebang, 13 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaborasi Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) memperkuat komitmen pengabdian dengan melakukan observasi mendalam di Kawasan Ekowisata Hutan Mangrove Petengoran, Selasa (13/1). Selain survei fisik, tim mahasiswa juga melakukan koordinasi terkait tata kelola dan strategi pengembangan wisata berbasis masyarakat di Desa Gebang.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berdiskusi langsung dengan Bapak Hariman, selaku Ketua Kelompok Pelestari Alam yang kini memegang mandat penuh dalam pengelolaan kawasan tersebut. Sebelumnya, aset wisata ini dikelola di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gebang, namun kini operasionalnya telah diserahkan sepenuhnya kepada kelompok pelestari guna memastikan konservasi alam berjalan beriringan dengan aspek kepariwisataan.
Terletak strategis dengan titik utama di dekat gerbang masuk desa, Hutan Mangrove Petengoran menawarkan aksesibilitas yang mudah bagi wisatawan. Destinasi ini memiliki jam operasional yang cukup panjang, mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB, memberikan fleksibilitas bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana asri hutan mangrove baik di pagi hari maupun suasana tenang di malam hari.

Bapak Hariman menjelaskan bahwa fokus utama kelompok pelestari adalah menjaga integritas ekosistem sembari memberikan pengalaman edukatif bagi wisatawan. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa Unila dan Untirta melihat peluang besar untuk meningkatkan brand awareness melalui digitalisasi.
“Potensi lokasinya sangat kuat, terutama dengan jam operasional yang panjang hingga malam hari. Kami berencana membantu memperbarui informasi titik lokasi dan mempromosikan Mangrove Petengoran sebagai destinasi edukasi unggulan melalui konten media sosial yang lebih modern dan informatif,” ujar salah satu perwakilan tim KKN.
Dengan koordinasi yang baik antara mahasiswa dan kelompok pelestari di bawah kepemimpinan Bapak Hariman, diharapkan Ekowisata Mangrove Petengoran dapat semakin dikenal luas, sehingga mampu meningkatkan ekonomi lokal tanpa mengesampingkan kelestarian alam Desa Gebang.
