Melanjutkan komitmen dalam program kemandirian kesehatan, kelompok KKN Korpri Raya 2 kini memasuki tahapan paling krusial dalam budidaya tanaman: pengolahan tanah secara intensif. Setelah melakukan pembersihan lahan pada tahap sebelumnya, para mahasiswa kini fokus pada penggemburan tanah guna memastikan media tanam memiliki kualitas terbaik bagi Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
Bukan sekadar mencangkul, proses penggemburan yang dilakukan tim KKN Korpri Raya 2 bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah yang semula keras dan kedap udara. Dengan tanah yang gembur, drainase air akan menjadi lebih baik dan akar tanaman dapat menembus tanah dengan mudah untuk mencari nutrisi.

“Kami memperhatikan bahwa tanah di lokasi ini cukup padat. Jika langsung ditanam, pertumbuhan rimpang seperti jahe dan temulawak tidak akan maksimal. Oleh karena itu, kami melakukan penggemburan sedalam 20–30 cm agar tanah menjadi remah,” ujar salah satu anggota tim kerja lahan.
Proses penggemburan ini merupakan jembatan menuju tahap pemupukan organik. Rencananya, setelah tanah selesai digemburkan dan diratakan, kelompok korpri raya 2 akan mendiamkan lahan selama beberapa hari (proses land clearing akhir) sebelum mencampurnya dengan pupuk kompos.
Dengan selesainya tahap penggemburan ini, wajah lahan yang semula terbengkalai kini mulai terlihat rapi dan siap menjadi pusat edukasi herbal bagi masyarakat sekitar.
