KOTA/KECAMATAN : BANDAR LAMPUNG/TELUK BETUNG TIMUR
KELURAHAN : KETEGUHAN
KELOMPOK : KETEGUHAN 1
DPL : Siti Khoiriyah, S.H.I., M.H.
ANGGOTA:
1. Hizkia Aji Deksono 2314161047 Agronomi Dan Hortikultura (Koordinator Desa)
2. M. Ismat Zihnifikhar Ghazali 2312011302 Ilmu Hukum (Wakil Koordinator Desa)
3. Maritza Keisha Husin 2316031005 Ilmu Komunikasi (Sekretaris)
4. Rintan Maharani 2311031031 Akuntansi (Bendahara)
5. Salsabilla Octaviani 2351012001 Bisnis Digital (PDD)
6. Adinda Zahrina 2316011057 Sosiologi (PDD)
7. Febriyan Akbar 2255021016 Teknik Mesin (PDD)
8. Nabila Maharani Daulay 2318031036 Farmasi (Acara)
9. Hashell Athaillah Atmaji 2311012005 Bisnis Digital (Acara)
10. Rakha Luthfi Arifin 2351011004 Manajemen (Humas)
11. Zevany Cahaya Hasibuan 2318011137 Kedokteran (Humas)
12. Dita Wahyu Ernita 2314161031 Agronomi Dan Hortikultura (Konsumsi)
13. Annisa Fatieya Rahmah Diena Thyga Ariey Prakoso 2318011026 Kedokteran (Konsumsi)

Bandar Lampung, 4 Februari 2026 – Kegiatan Posyandu yang diikuti oleh Keteguhan 1 di LK 2 RT 03 pada hari ini di Bandar Lampung bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan balita melalui pemantauan tumbuh kembang secara rutin dan berkelanjutan. Posyandu menjadi sarana pelayanan kesehatan dasar yang sangat penting bagi balita, karena pada masa ini anak berada pada fase pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat serta membutuhkan perhatian khusus.
Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah mengecek dan memantau kelengkapan buku vaksin balita. Pemeriksaan buku vaksin dilakukan untuk memastikan bahwa setiap balita telah mendapatkan imunisasi sesuai dengan jadwal yang dianjurkan oleh pemerintah. Imunisasi berperan penting dalam melindungi balita dari berbagai penyakit menular yang berbahaya, seperti campak, polio, dan difteri. Dengan adanya pengecekan ini, petugas kesehatan dapat mengetahui balita yang belum mendapatkan imunisasi lengkap sehingga dapat segera diberikan tindak lanjut berupa imunisasi lanjutan atau pengingat kepada orang tua.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengukur tinggi badan dan berat badan balita sebagai indikator utama dalam menilai status gizi dan pertumbuhan anak. Pengukuran tinggi dan berat badan dilakukan secara berkala untuk mengetahui apakah pertumbuhan balita sesuai dengan standar usia yang telah ditetapkan. Dari hasil pengukuran tersebut, petugas kesehatan dapat mendeteksi secara dini kemungkinan terjadinya gangguan pertumbuhan seperti stunting, gizi kurang, atau gizi lebih. Deteksi dini ini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Tujuan lainnya adalah untuk memberikan edukasi kepada orang tua atau wali balita mengenai pentingnya pemantauan kesehatan anak sejak dini. Melalui kegiatan Posyandu, orang tua mendapatkan informasi dan pemahaman tentang pola asuh yang baik, pemberian makanan bergizi seimbang, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua dalam menjaga kesehatan dan perkembangan anak secara optimal.
Kegiatan Posyandu juga bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak. Dengan adanya partisipasi aktif dari masyarakat dan kader Posyandu, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Kehadiran Keteguhan 1 dalam kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu kelancaran pelaksanaan Posyandu serta mempererat hubungan kerja sama antara masyarakat, kader kesehatan, dan tenaga kesehatan setempat.
