Partisipasi Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung dalam kegiatan Posyandu Kartini 3 di Kelurahan Penengahan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya ibu, bayi, balita, dan lansia. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada aspek pengabdian kepada masyarakat, yang menekankan kolaborasi antara mahasiswa, kader kesehatan, dan masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu, mahasiswa KKN terlibat secara aktif dalam berbagai tahapan pelayanan, mulai dari persiapan sarana dan prasarana, pendataan peserta, hingga pendampingan proses penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, serta pencatatan administrasi kesehatan. Selain itu, mahasiswa juga berkontribusi dalam kegiatan penyuluhan kesehatan yang mencakup pentingnya gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pencegahan penyakit tidak menular. Keterlibatan mahasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan Posyandu sekaligus menambah wawasan masyarakat terkait perilaku hidup bersih dan sehat.

Kegiatan Posyandu Kartini 3 tidak hanya menyasar ibu dan balita, tetapi juga melibatkan kelompok lanjut usia (lansia) sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat. Mahasiswa KKN turut membantu dalam pemeriksaan kesehatan sederhana bagi lansia, seperti pengukuran tekanan darah dan pemberian edukasi terkait pola hidup sehat di usia lanjut. Partisipasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lansia akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin serta mendorong kualitas hidup yang lebih baik.
Secara keseluruhan, partisipasi Mahasiswa KKN Universitas Lampung dalam kegiatan Posyandu Kartini 3 di Kelurahan Penengahan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat setempat tidak hanya memperkuat fungsi Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan sosial secara langsung di tengah masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi model kolaborasi yang efektif dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan.
