
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Way Laga melaksanakan kegiatan penyuluhan stunting dan edukasi pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) bersama ibu-ibu Posyandu. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini serta pemberian MPASI yang tepat bagi balita.
Sebelum memasuki sesi pemaparan materi, mahasiswa KKN terlebih dahulu melaksanakan pre-test kepada ibu-ibu Posyandu. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta terkait stunting dan pemberian MPASI. Melalui pelaksanaan pre-test tersebut, mahasiswa KKN memperoleh gambaran mengenai pengetahuan dasar peserta sehingga materi yang disampaikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat.
Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai stunting yang meliputi pengertian stunting, faktor-faktor penyebab terjadinya stunting, serta dampak jangka panjang yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Dalam penyampaian materi, ditekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga usia balita sebagai langkah preventif utama dalam mencegah terjadinya stunting. Materi disampaikan secara komunikatif dengan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Setelah pemaparan materi mengenai stunting, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi terkait pemberian MPASI yang tepat dan sesuai dengan tahapan usia anak. Materi yang disampaikan mencakup waktu pemberian MPASI, pemilihan bahan makanan yang bergizi, variasi menu MPASI, serta cara pengolahan makanan yang higienis dan aman bagi anak. Selain penyampaian materi secara lisan, mahasiswa KKN juga membagikan brosur edukatif mengenai stunting dan MPASI kepada ibu-ibu Posyandu. Brosur tersebut berisi informasi ringkas yang dapat digunakan sebagai bahan bacaan dan panduan praktis dalam penerapan pemenuhan gizi anak di rumah.
Sebagai bentuk evaluasi atas pemaparan materi yang telah disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan post-test. Post-test ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu-ibu Posyandu mengenai stunting dan pemberian MPASI dibandingkan dengan hasil pre-test yang dilakukan di awal kegiatan. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Melalui sesi ini, mahasiswa KKN memberikan penjelasan tambahan serta meluruskan informasi yang kurang tepat terkait stunting dan MPASI.

Melalui pelaksanaan penyuluhan stunting dan edukasi MPASI ini, mahasiswa KKN Kelurahan Way Laga berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan stunting di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta pemahaman ibu-ibu Posyandu mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak sejak dini, sehingga dapat mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas di Kelurahan Way Laga.
