Lampung Selatan, 15 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung yang bertugas di Desa Sindangsari, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, melaksanakan kegiatan Program Fun English Learning bagi siswa sekolah dasar serta persiapan Program SINARI (Sindangsari Pangan Lestari). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan kemampuan dasar bahasa Inggris anak-anak sejak dini, sekaligus mendukung pemanfaatan lahan desa secara produktif dan berkelanjutan.

Pada pagi hari, Program Fun English Learning dilaksanakan sebagai kegiatan pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa kelas 5 dan 6 sekolah dasar di Desa Sindangsari. Kegiatan ini dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif yang berfokus pada materi yang telah disampaikan sebelumnya. Salah satu permainan yang dilakukan adalah games vocabulary, di mana peserta diminta mengenali, menyebutkan, dan menyusun kosakata bahasa Inggris sesuai tema pembelajaran. Melalui permainan ini, siswa dapat melatih pemahaman materi, meningkatkan daya ingat, serta menumbuhkan keberanian untuk berbicara dalam bahasa Inggris.
Permainan dilaksanakan secara berkelompok sehingga mendorong siswa untuk bekerja sama, berdiskusi, dan saling membantu dalam menyelesaikan tantangan. Suasana belajar yang menyenangkan membuat siswa lebih antusias dan aktif mengikuti kegiatan. Dengan pendekatan fun learning, proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan tidak monoton.

Selain pelaksanaan Fun English Learning, pdi sore hari yang sama juga dilakukan persiapan Program SINARI (Sindangsari Pangan Lestari). Kegiatan persiapan ini meliputi pengolahan lahan, pembersihan area tanam, serta penyemaian benih sayuran sebagai tahap awal pelaksanaan program.

Proses olah tanah dilakukan untuk memastikan media tanam siap digunakan, sedangkan penyemaian benih bertujuan menghasilkan bibit yang sehat sebelum dipindahkan ke lahan utama.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan program SINARI dapat mendukung pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan desa.
