Pada hari ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) memulai rangkaian kegiatan dengan melaksanakan program kerja demo fogging sebagai bentuk upaya pencegahan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Demo fogging ini menggunakan alat-alat yang dibuat secara manual, minimalis, dan berbiaya terjangkau, sehingga mudah direplikasi dan dapat diaplikasikan oleh masyarakat secara mandiri.
Setelah proses perakitan dan demonstrasi alat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan fogging di area kantor kelurahan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengurangi potensi perkembangbiakan nyamuk serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan penyakit.

Usai kegiatan fogging, mahasiswa KKN Unila melakukan penyerahan papan edukasi sampah yang memuat informasi mengenai lama waktu penguraian berbagai jenis sampah, seperti kaleng, plastik, dan kayu. Papan edukasi tersebut kemudian diletakkan di bagian depan kantor kelurahan, sehingga mudah terlihat dan dibaca oleh masyarakat yang melintas. Keberadaan papan ini diharapkan dapat menjadi media edukasi yang efektif serta mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dengan lebih bijak.
Selanjutnya, mahasiswa KKN juga melakukan penyerahan tempat sampah organik dan anorganik kepada pihak kelurahan. Tempat sampah ini diserahkan sebagai contoh nyata kepedulian terhadap lingkungan dan diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar terbiasa memilah sampah sesuai jenisnya, sehingga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat lebih terjaga.

Pada siang harinya, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan tanaman sayur yang berada di area depan kantor kelurahan bersama ibu-ibu PKK. Selain membersihkan area tanaman dari rumput liar dan kotoran, mahasiswa KKN Unila juga melakukan penanaman tanaman sayur berupa terong untuk melengkapi jenis tanaman yang telah ada sebelumnya.
Rangkaian kegiatan pada hari ini mencerminkan komitmen mahasiswa KKN Unila dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, bersih, dan produktif, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan perangkat kelurahan dalam upaya menjaga dan memanfaatkan lingkungan secara berkelanjutan.
