Pada hari Rabu, tanggal 28 Januari 2026, mahasiswa KKN Kaliawi Periode I Tahun 2026 melaksanakan kegiatan pemasangan lubang resapan biopori di beberapa titik rawan bencana yang berada di wilayah Kelurahan Kaliawi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang berfokus pada pelestarian lingkungan sekaligus upaya mitigasi bencana, khususnya untuk mengurangi risiko genangan air dan potensi banjir saat musim hujan.
Kegiatan diawali dengan penentuan lokasi pemasangan biopori berdasarkan hasil observasi lapangan dan koordinasi dengan pihak kelurahan. Titik-titik yang dipilih merupakan area yang sering mengalami genangan air serta memiliki kondisi tanah yang memungkinkan untuk dibuat lubang resapan. Setelah lokasi ditentukan, mahasiswa KKN menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk proses pemasangan biopori.
Proses pemasangan dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN. Setiap lubang biopori dibuat dengan kedalaman dan diameter tertentu agar dapat berfungsi secara optimal dalam menyerap air ke dalam tanah. Selain itu, lubang biopori juga diisi dengan sampah organik sebagai media yang dapat membantu mempercepat proses resapan air sekaligus menghasilkan kompos alami.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN juga melakukan edukasi singkat kepada masyarakat sekitar mengenai fungsi dan manfaat biopori. Edukasi ini bertujuan agar masyarakat memahami pentingnya lubang resapan biopori sebagai solusi sederhana, murah, dan ramah lingkungan dalam mengurangi dampak bencana serta menjaga keseimbangan lingkungan.
Melalui kegiatan pemasangan biopori ini, diharapkan daya resap tanah di wilayah rawan bencana Kelurahan Kaliawi dapat meningkat sehingga risiko genangan air dan bencana lingkungan dapat diminimalkan. Mahasiswa KKN Kaliawi Periode I Tahun 2026 berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh dan mendorong masyarakat untuk turut serta menerapkan teknologi biopori di lingkungan sekitar secara mandiri dan berkelanjutan.
