Pertemuan Tatap Muka secara Daring dengan Dosen Pembimbing Lapangan
Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah dilaksanakan pada Sabtu, 3 Januari 2026, dengan menghadirkan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Arif Surtono, S.Si., M.Si., M.Eng. Kegiatan pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa mengenai konsep, mekanisme, serta teknis pelaksanaan KKN yang memiliki bobot 3 SKS. Dalam pemaparannya, DPL menekankan bahwa KKN merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan personal mahasiswa, pemberdayaan masyarakat, serta pemberdayaan institusi, khususnya pemerintah daerah.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa tujuan utama KKN adalah untuk mengembangkan hard skill dan soft skill mahasiswa, membantu pengembangan potensi serta pemberdayaan masyarakat, dan berkontribusi dalam penyelesaian permasalahan sosial di lingkungan desa atau kelurahan. Mahasiswa KKN diharapkan mampu berperan sebagai agen pembantu dalam proses pemecahan masalah, bukan sebagai pihak utama, dengan tetap menjunjung tinggi etika, norma, dan kepatutan nilai. DPL juga menegaskan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam penilaian antara DPL dan Koordinator DPL (KDPL), serta setiap pengajuan proposal bantuan dana wajib mendapatkan izin dari Badan Pelaksana (BP) KKN.

Pada sesi materi lanjutan, dibahas tahapan Pra-KKN, yang meliputi identifikasi permasalahan dan potensi desa atau kelurahan, pendekatan dengan kepala desa atau lurah, aparat pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta kelompok masyarakat setempat. Proses silaturahmi diawali dengan koordinasi ke tingkat kecamatan, kemudian dilanjutkan ke kelurahan, RW, dan RT. Selain itu, mahasiswa juga diarahkan untuk melakukan survei lokasi fasilitas umum seperti balai desa, puskesmas, kantor kepolisian, dan pasar guna memperoleh gambaran kondisi wilayah secara menyeluruh.

Pembekalan juga menekankan pentingnya keberadaan posko KKN sebagai pusat kegiatan, meskipun tidak diwajibkan untuk ditempati. Mahasiswa diminta memastikan ketersediaan fasilitas dasar seperti air dan listrik. Dalam penyusunan program kerja (proker), mahasiswa diarahkan untuk menggunakan bahasa yang efisien dan menghindari penggunaan istilah yang berlebihan. Setiap kegiatan proker wajib dilengkapi dengan dokumen pendukung, seperti jadwal kegiatan, daftar hadir, dan dokumentasi. Sebagai penutup, disampaikan rencana kegiatan survei bersama pada hari Senin di Kecamatan Bumi Waras, yang akan diawali dengan seremoni penerimaan mahasiswa KKN dan sambutan dari perwakilan DPL sebelum mahasiswa diarahkan ke kelurahan masing-masing.
