Bandar Lampung, 31 januari 2026
Kelompok KKN Penengahan Raya melaksanakan program kerja berupa pembuatan pestisida nabati dan pembuatan yellow trap sebagai salah satu upaya mendukung kegiatan pertanian ramah lingkungan di desa. Program kerja ini dirancang untuk memberikan pengetahuan praktis kepada masyarakat, khususnya dalam pengendalian hama tanaman secara alami dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Bungsu Cantik yang menjadi mitra utama dalam pelaksanaan program kerja bidang pertanian. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan anggota KWT dalam mengelola tanaman secara mandiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
Pada kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai pengertian pestisida nabati serta manfaat penggunaannya dibandingkan pestisida kimia. Pestisida nabati dinilai lebih aman bagi lingkungan, tidak merusak kesuburan tanah, serta relatif mudah dibuat dengan biaya yang rendah.
Bahan-bahan alami yang digunakan dalam pembuatan pestisida nabati pada kegiatan ini antara lain daun sirsak, daun pepaya, dan batang daun serai. Bahan-bahan tersebut dikenal memiliki kandungan senyawa aktif yang mampu mengendalikan hama tanaman secara efektif tanpa menimbulkan dampak negatif bagi tanaman dan manusia.
Mahasiswa KKN juga mempraktikkan secara langsung tahapan pembuatan pestisida nabati, mulai dari persiapan bahan, proses penghalusan, pencampuran, hingga cara pengaplikasiannya pada tanaman. Penjelasan diberikan secara sederhana agar mudah dipahami dan dapat diterapkan kembali oleh anggota KWT di kemudian hari.

Selain pembuatan pestisida nabati, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pembuatan yellow trap atau perangkap serangga berwarna kuning. Yellow trap digunakan untuk menarik dan mengendalikan serangga hama, khususnya lalat dan serangga terbang lainnya, yang sering menyerang tanaman sayuran.
Selama kegiatan berlangsung, ibu-ibu anggota Kelompok Wanita Tani Bungsu Cantik terlihat antusias dan aktif menyimak setiap penjelasan yang disampaikan. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan keceriaan, ditandai dengan diskusi serta tanya jawab antara mahasiswa KKN dan anggota KWT.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Kelompok Wanita Tani Bungsu Cantik dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam kegiatan budidaya tanaman sehari-hari. Program kerja ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN Penengahan Raya dalam mendukung pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di desa.
Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan Kelompok Wanita Tani Bungsu Cantik, mahasiswa KKN Penengahan Raya juga memberikan cenderamata kecil berupa alat siram tanaman dan sarung tangan. Pemberian ini diharapkan dapat membantu menunjang kegiatan perawatan tanaman sehari-hari serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan anggota KWT dalam melakukan aktivitas pertanian.

