January, 29 2026
Pada hari ke-21 pelaksanaan program kerja Alarm Banjir Berbasis IoT, mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung kembali melanjutkan tahapan implementasi teknologi mitigasi bencana yang telah direncanakan sejak awal masa pengabdian. Kegiatan dimulai sejak siang hari dengan rapat koordinasi internal tim untuk memastikan kesiapan peralatan dan jadwal kerja lapangan. Dalam rapat ini, kami meninjau kembali kebutuhan teknis sensor, modul komunikasi, serta strategi pemasangan alat di titik-titik rawan banjir yang telah dipetakan sebelumnya agar data yang dihasilkan dapat real-time dan akurat. Selanjutnya, tim mahasiswa bersama dengan perwakilan warga melakukan instalasi perangkat IoT di lokasi prioritas yang rawan terjadi banjir, dimana setiap sensor diposisikan pada elevasi strategis untuk memaksimalkan deteksi tinggi permukaan air, serta diuji coba untuk konektivitas dan respon sistem secara langsung.
Proses lapangan tidak hanya melibatkan pemasangan teknis, tetapi juga edukasi singkat kepada warga sekitar tentang cara kerja sistem alarm banjir berbasis IoT yang kami kembangkan, termasuk pemahaman tentang arti indikator suara dan visual alarm saat threshold ketinggian air tercapai. Selain itu, pada kesempatan ini mahasiswa juga mendokumentasikan langkah-langkah pemasangan agar menjadi bahan evaluasi dan referensi dalam penyusunan laporan akhir program kerja. Seluruh rangkaian kegiatan hari ini berjalan dengan antusiasme yang tinggi dari tim dan masyarakat setempat, sehingga diharapkan keberadaan sistem alarm ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mitigasi risiko bencana banjir dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya banjir di wilayah binaan.

sy

