Negara Ratu, 10 Januari 2026 — Setelah mempersiapkan sejumlah program kegiatan, kelompok Desa Negara Ratu 2 kembali melakukan peninjauan lapangan guna mematangkan rencana kerja yang akan dilaksanakan. Peninjauan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung terkait potensi serta kondisi sumber daya di wilayah setempat.

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke salah satu toko pupuk kimia yang berada di Desa Negara Ratu. Dalam kunjungan tersebut, kelompok melakukan diskusi dan bertanya langsung kepada pemilik toko mengenai jenis pertanian yang dominan di wilayah tersebut. Dari hasil peninjauan diketahui bahwa mayoritas masyarakat Desa Negara Ratu berprofesi sebagai petani padi sawah. Sementara itu, pertanian buah dan sayuran juga ada, namun jumlahnya relatif terbatas.
Setelah meninjau sektor pertanian, kelompok melanjutkan kegiatan ke lokasi penyediaan bibit benih ikan yang dikelola langsung oleh Kementerian melalui Dinas Perikanan. Kunjungan ini bertujuan untuk mendukung salah satu program kegiatan kelompok di bidang perikanan. Namun, dari hasil peninjauan diketahui bahwa bibit ikan lele yang direncanakan belum tersedia. Pihak pengelola menyampaikan bahwa saat ini bibit yang tersedia hanyalah bibit ikan nila.
Meski demikian, pihak pengelola menyampaikan bahwa pada hari Senin mendatang kelompok diharapkan untuk kembali datang ke Balai Benih Ikan (BBI) guna melakukan diskusi lebih lanjut. Kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas kemungkinan dukungan dan bantuan program yang dapat diberikan langsung oleh Kepala UPT BBI demi menunjang pelaksanaan kegiatan Kelompok Desa Negara Ratu 2.
