Program kerja pengelolaan sampah organik yang memiliki beberapa subprogram akhirnya meluncurkan kegiatan terakhirnya pada Selasa kemarin, yaitu pemberian teba sebagai alat pengolahan sampah organik agar dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos. Program ini menjadi penutup rangkaian kegiatan pengelolaan limbah organik yang telah dijalankan oleh kelompok KKN Gedong Pakuon.
Zakiya, selaku penanggung jawab program kerja, secara langsung menjelaskan kepada perwakilan RT 9 yang diwakili oleh anggota Linmas setempat mengenai cara kerja teba serta tata cara penggunaannya dalam mengolah sampah organik rumah tangga. Penjelasan ini bertujuan agar alat tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga.
Selain menyerahkan teba, Zakiya juga memberikan bahan-bahan pembuatan kompos agar teba dapat langsung digunakan, yaitu sekam, molase, dan EM4 sebagai aktivator pengomposan. Dengan adanya bahan pendukung tersebut, diharapkan proses pengolahan sampah organik dapat berjalan lebih efektif. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Zakiya merasa lega dan puas karena program kerja yang menjadi tanggung jawabnya telah terlaksana dengan baik hingga tahap akhir.
