Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Sumberrejo Sejahtera, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung melaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan stunting sebagai bagian dari program pengabdian di bidang kesehatan masyarakat. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak usia dini melalui pemenuhan gizi dan pola asuh yang tepat.
Pelaksanaan penyuluhan dilakukan di Posyandu Anggrek V dan Posyandu Anggrek VI, yang merupakan posyandu aktif dengan tingkat partisipasi masyarakat yang cukup tinggi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan secara bertahap, yaitu pada Senin, 19 Januari 2026 di Posyandu Anggrek V dan dilanjutkan pada Jumat, 21 Januari 2026 di Posyandu Anggrek VI. Kegiatan ini diikuti oleh ibu hamil, ibu menyusui, serta ibu yang memiliki bayi dan balita, sebagai kelompok sasaran utama dalam pencegahan stunting.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN menyampaikan materi secara sistematis mengenai pengertian stunting sebagai kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, serta menjelaskan dampak stunting terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kecerdasan, daya tahan tubuh, dan kualitas hidup anak di masa depan. Mahasiswa juga memaparkan faktor-faktor penyebab stunting, baik yang berasal dari aspek gizi, kesehatan ibu, lingkungan, maupun pola asuh dalam keluarga.
Selain itu, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai tanda-tanda dan risiko stunting yang dapat dikenali sejak dini, sehingga orang tua diharapkan mampu lebih waspada terhadap kondisi pertumbuhan anak. Edukasi juga difokuskan pada upaya pencegahan stunting, antara lain pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan, pentingnya konsumsi tablet tambah darah bagi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, pemberian MP-ASI yang tepat dan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta pentingnya pemantauan kesehatan anak secara rutin di posyandu.
Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan komunikatif, dialogis, dan interaktif, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memahami informasi yang disampaikan. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan antusiasme yang sangat baik, ditunjukkan dengan keaktifan peserta dalam sesi tanya jawab, berbagi pengalaman, serta ketertarikan untuk menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk berperan sebagai agen edukasi dan pendamping masyarakat dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan anak di Kelurahan Sumberrejo Sejahtera.
