Bandar lampung, 25 Januari 2026
Kelompok KKN Penengahan Raya pada hari ini melaksanakan kegiatan persiapan sekaligus pelaksanaan awal program kerja pembuatan biopori sebagai salah satu upaya mendukung pelestarian lingkungan di wilayah Kelurahan Penengahan Raya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya resap tanah, mengurangi genangan air, serta mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih ramah dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan diawali dengan persiapan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan biopori. Kelompok KKN melakukan pembelian peralatan seperti paralon sebagai bahan utama lubang biopori, alat bor tanah manual, penutup paralon, serta perlengkapan pendukung lainnya. Pemilihan alat dilakukan dengan mempertimbangkan kemudahan penggunaan dan ketahanan, sehingga dapat digunakan secara efektif selama proses pembuatan biopori di lapangan.
Selain membeli peralatan, kelompok KKN juga melakukan pengecekan dan penataan alat-alat yang telah tersedia. Setiap anggota berpartisipasi dalam menyiapkan perlengkapan, memastikan kondisi alat dalam keadaan baik, serta menginventarisasi kebutuhan agar tidak ada kendala teknis saat pelaksanaan. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk kerja sama dan tanggung jawab bersama antaranggota kelompok.
Setelah seluruh alat dan bahan siap, kelompok KKN mulai melaksanakan pembuatan biopori di lokasi yang telah ditentukan. Proses pembuatan dimulai dengan pengeboran tanah hingga kedalaman tertentu, kemudian pemasangan paralon sebagai lubang biopori. Kegiatan ini dilakukan secara bergantian oleh anggota kelompok untuk memastikan proses berjalan dengan aman, rapi, dan sesuai dengan teknik pembuatan biopori yang benar.
Pelaksanaan awal pembuatan biopori ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengelolaan lingkungan di Kelurahan Penengahan Raya. Biopori yang dibuat diharapkan dapat membantu meningkatkan penyerapan air hujan ke dalam tanah, mengurangi potensi genangan, serta menjadi media pengolahan sampah organik rumah tangga yang dapat dimanfaatkan sebagai kompos alami.
Di sela-sela kegiatan, kelompok KKN juga melakukan diskusi singkat terkait evaluasi proses pembuatan biopori serta rencana keberlanjutan program. Diskusi ini mencakup pembagian tugas lanjutan, penentuan titik tambahan untuk pembuatan biopori berikutnya, serta rencana sosialisasi kepada masyarakat agar dapat ikut berpartisipasi dan memahami manfaat dari program ini.
Melalui kegiatan persiapan sekaligus pelaksanaan awal pembuatan biopori ini, kelompok KKN Penengahan Raya berharap program kerja dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat, sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan secara berkelanjutan.
