BANDAR LAMPUNG – Kelurahan Tanjung Agung Raya menyelenggarakan pertemuan Program Keluarga Harapan (PKH) di kantor kelurahan pada Selasa (03/02/2026) mulai pukul 13.00 WIB. Pertemuan ini difokuskan pada pengecekan komitmen Keluarga Penerima Manfaat dalam mendukung pendidikan dan kesehatan anggota keluarga.
Tim pendamping PKH melakukan pemeriksaan laporan rapor siswa dari berbagai sekolah, seperti SMPN 5, SMA Nusantara, dan sekolah lainnya. Dalam sesi ini ditegaskan bahwa siswa wajib memenuhi minimal 85% kehadiran di sekolah. Jika syarat tersebut tidak terpenuhi, bantuan dari negara akan ditahan. Bagi siswa yang bersekolah di luar Kecamatan Kedamaian, verifikasi dilakukan melalui pengisian Google Form.
Selain itu, tim PKH memeriksa kartu kontrol untuk ibu hamil, balita, dan penyandang disabilitas guna memastikan kehadiran mereka di Posyandu setiap bulan. Kehadiran di Posyandu menjadi syarat utama kelancaran bantuan; jika peserta terekam tidak pernah hadir, maka akan diberlakukan pendaftaran ulang.

Dalam pertemuan ini, disampaikan juga materi edukasi mengenai:
- Penanganan Kesakitan Anak: Sosialisasi cara menangani diare (pemberian ASI, oralit, atau air tajin) serta pencegahan malaria dan demam. Orang tua diingatkan untuk menggunakan fasilitas PBI di faskes jika kondisi anak tidak membaik.
- Kebersihan dan Sanitasi: Edukasi pencegahan cacingan melalui obat cacing setiap 6 bulan, tata cara cuci tangan yang benar, serta penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat untuk berhenti buang air sembarangan.
Lurah Tanjung Agung Raya turut memberikan arahan kepada warga yang hadir untuk senantiasa membantu menjaga kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing dan menghimbau agar tidak membuang sampah sembarangan guna menciptakan lingkungan yang sehat.
