Bandar Lampung — Program Pondok Literasi yang digagas oleh Mahasiswa KKN Periode 1 Tahun 2026 di Kelurahan Keteguhan menjadi salah satu kegiatan edukatif yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat, khususnya anak-anak di Lingkungan 2. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah belajar alternatif yang menyenangkan untuk meningkatkan minat baca dan semangat belajar anak sejak usia dini. Dengan memanfaatkan pondok belajar sederhana sebagai ruang kegiatan, mahasiswa KKN menghadirkan suasana pembelajaran yang interaktif, hangat, dan penuh partisipasi. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias, menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap aktivitas membaca, menulis, dan permainan edukatif yang diberikan.
Pelaksanaan pondok literasi dilakukan secara rutin dengan konsep belajar sambil bermain agar anak-anak tidak merasa terbebani. Mahasiswa KKN membimbing peserta melalui berbagai aktivitas seperti membaca bersama, pengenalan kosakata, latihan berhitung dasar, serta sesi bercerita untuk melatih daya imajinasi dan keberanian berbicara. Selain itu, disisipkan pula permainan kelompok, gerak dan lagu, serta kuis ringan yang mendorong anak lebih aktif dan percaya diri. Metode pendekatan yang komunikatif membuat anak-anak lebih mudah memahami materi dan terlibat langsung dalam proses belajar, sehingga kegiatan berlangsung dinamis dan tidak monoton.
Tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik dasar, program ini juga diarahkan untuk membentuk karakter positif anak, seperti disiplin, kerja sama, dan rasa ingin tahu. Mahasiswa KKN turut memberikan motivasi tentang pentingnya pendidikan dan kebiasaan membaca sebagai jendela pengetahuan. Interaksi yang terjalin selama kegiatan menciptakan kedekatan antara mahasiswa dan anak-anak, sehingga suasana belajar terasa lebih akrab dan suportif. Dukungan orang tua dan warga sekitar juga menjadi faktor pendukung keberhasilan program, terlihat dari partisipasi mereka dalam mendorong kehadiran anak-anak di setiap pertemuan pondok literasi.
Melalui program Pondok Literasi KKN 2026 ini, mahasiswa berharap dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi perkembangan budaya belajar di Kelurahan Keteguhan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi program kerja semata, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan kebiasaan membaca dan semangat menuntut ilmu di lingkungan masyarakat. Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa, anak-anak, dan warga, pondok literasi diharapkan dapat terus berkembang sebagai ruang belajar komunitas yang bermanfaat, inklusif, dan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tingkat lingkungan.
