5 Januari 2025, Senin–Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung yang akan ditempatkan di Kecamatan Jati Agung, Kelurahan Purwotani, melaksanakan kegiatan survei lapangan dan koordinasi awal sebagai bagian dari persiapan sebelum pelaksanaan resmi KKN pada Kamis, 8 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi, memperkuat hubungan komunikasi dengan perangkat desa, serta menentukan posko yang akan dijadikan pusat kegiatan selama masa pengabdian berlangsung.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pertemuan di Kantor Kecamatan Jati Agung. Pada kesempatan ini, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Eka Deviani, S.H., M.H., membuka pertemuan dan memberikan arahan langsung kepada seluruh mahasiswa. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga perilaku, sopan santun, serta kemampuan membangun hubungan baik dengan masyarakat lokal. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan KKN bukan hanya diukur dari program kerja yang terlaksana, tetapi juga dari bagaimana mahasiswa menerapkan etika, disiplin, dan tanggung jawab selama berada di masyarakat.
Setelah arahan DPL, pihak kecamatan turut memberikan penjelasan mengenai kondisi wilayah Jati Agung, termasuk struktur pemerintahan, batas-batas wilayah, serta karakteristik sosial ekonomi masyarakat. Penjelasan ini membantu mahasiswa memperoleh gambaran awal mengenai kebutuhan dan potensi yang bisa dikembangkan selama masa KKN nantinya.

Usai kegiatan di kecamatan, mahasiswa melanjutkan perjalanan menuju Kantor Kelurahan Purwotani untuk melakukan audiensi dengan perangkat desa. Pada pertemuan tersebut, mahasiswa memperkenalkan diri secara resmi, menjelaskan tujuan program KKN, serta menggali informasi terkait kondisi lingkungan, kegiatan rutin masyarakat, program desa yang sudah berjalan, dan kendala-kendala yang masih membutuhkan perhatian. Perangkat desa menyampaikan beberapa prioritas kebutuhan masyarakat seperti pengembangan kegiatan edukasi hukum dasar, penguatan UMKM, serta penataan kegiatan sosial di lingkungan kelurahan.
Setelah diskusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan survei lapangan di berbagai titik wilayah kelurahan yang berpotensi dijadikan lokasi posko. Mahasiswa meninjau rumah-rumah warga yang bersedia bekerja sama, memeriksa fasilitas yang tersedia, serta memastikan kenyamanan dan keamanan tempat yang akan ditempati selama satu bulan penuh. Faktor lain yang turut dipertimbangkan adalah akses menuju balai desa, jarak ke fasilitas umum, serta lokasi yang strategis untuk menjalankan program kerja harian.
Selama proses survei, mahasiswa juga berinteraksi dengan beberapa warga sekitar untuk memperoleh informasi tambahan mengenai kondisi lingkungan, kebiasaan masyarakat, serta kemungkinan dukungan warga terhadap pelaksanaan program-program KKN. Sambutan hangat dari masyarakat menjadi indikator positif bahwa keberadaan mahasiswa akan diterima dengan baik.
Kegiatan survei dan koordinasi awal ini menjadi langkah penting dalam memantapkan persiapan menjelang keberangkatan pada 8 Januari 2026. Dengan pelaksanaan survei yang menyeluruh, mahasiswa diharapkan dapat merancang program kerja yang lebih tepat sasaran, efektif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat Kelurahan Purwotani. Selain itu, kegiatan ini juga membantu memperkuat kerja sama antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat, sehingga proses KKN nantinya dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga setempat.

