Tanjung Bintang, 5 Januari 2026 — Mahasiswa Universitas Lampung melaksanakan kegiatan Pra-Kuliah Kerja Nyata (Pra-KKN) berupa pemetaan awal kondisi desa sebagai langkah persiapan sebelum pelaksanaan KKN di Desa Galih Lunik, Kecamatan Tanjung Bintang. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan lingkungan, potensi desa, serta kondisi sosial masyarakat guna mendukung perencanaan program kerja yang relevan dan berkelanjutan.
Desa Galih Lunik memiliki karakteristik wilayah pedesaan dengan mata pencaharian utama masyarakat di sektor pertanian, khususnya komoditas jagung dan singkong. Secara administratif, desa ini terbagi ke dalam 6 dusun dengan jumlah penduduk sekitar 800 kepala keluarga, yang menunjukkan dinamika sosial masyarakat yang cukup aktif dan beragam.
Dalam pelaksanaan Pra-KKN, mahasiswa melakukan komunikasi dan koordinasi dengan perangkat desa sebagai bentuk awal membangun sinergi. Pemerintah desa memberikan respons positif terhadap kehadiran mahasiswa dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan KKN yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Aktivitas sosial kemasyarakatan di Desa Galih Lunik berjalan dengan baik dan ditopang oleh keberadaan berbagai organisasi desa, seperti PKK, Karang Taruna, serta kader Posyandu, yang berperan aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, kepemudaan, dan pelayanan kesehatan.
Dari sisi pendidikan, Desa Galih Lunik memiliki fasilitas pendidikan berupa dua PAUD dan dua Sekolah Dasar (SD) yang menjadi pusat pembelajaran anak-anak desa. Selain itu, terdapat Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) sebagai sarana pembinaan keagamaan, serta kegiatan pengajian yang dilaksanakan pada momen-momen tertentu, terutama saat peringatan hari besar keagamaan dan kegiatan sosial desa.
Secara keseluruhan, kondisi lingkungan dan masyarakat Desa Galih Lunik menunjukkan kesiapan yang baik dalam menerima kegiatan pengabdian mahasiswa. Melalui pelaksanaan KKN ini, mahasiswa Universitas Lampung diharapkan mampu berperan aktif dalam memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang adaptif, partisipatif, dan sesuai dengan potensi serta kebutuhan masyarakat setempat.
