Panjang Selatan, Lampung — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) melakukan pra-survey di Desa Panjang Selatan, sebuah wilayah dengan luas ±111 hektar dan jumlah penduduk sekitar 4.000 kepala keluarga. Desa ini memiliki geografis unik karena berada di antara gunung dan laut, yang sekaligus menjadi potensi besar sekaligus tantangan nyata bagi masyarakat.Dalam pra-survey, tim mendapati kondisi sosial ekonomi warga mayoritas bekerja sebagai buruh harian lepas dan pekerja pabrik. Situasi ini membuat masyarakat cukup rentan secara ekonomi, ditambah dengan kerawanan bencana banjir dan longsor yang masih tinggi. Meski begitu, semangat warga untuk menjaga lingkungan dan mendukung kegiatan mahasiswa tetap terasa kuat.
Fasilitas sosial di desa ini berjalan aktif. Lima posyandu rutin melayani kesehatan warga, sementara TK Bina Harapan 5 menjadi wadah pendidikan anak usia dini. Dukungan dari RT juga sangat terasa: mereka tidak hanya siap membantu dalam kegiatan pencarian posko, dan rencana lokakarya, tetapi juga menunjukkan sikap ramah dan terbuka terhadap kehadiran mahasiswa. RT di setiap lingkungan dikenal baik, mudah diajak bekerja sama, dan selalu siap memberikan pertolongan jika ada kebutuhan mendesak. Hal ini menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat antara warga dan tim KKN.
Kedatangan tim KKN disambut dengan baik oleh Lurah Panjang Selatan, Hermawan Trihandono, S.A.P., M.Si, yang memberikan pesan penuh dukungan:“Jangan sungkan bertanya, dan kalau butuh bantuan bilang saja. Kami akan selalu mendukung kegiatan bermanfaat untuk kemajuan Desa Panjang Selatan.”Sambutan hangat dari lurah dan masyarakat menjadi energi baru bagi tim KKN untuk melangkah lebih jauh. Kehadiran warga yang ramah, RT yang siap membantu, serta dukungan penuh dari pemerintah kelurahan menunjukkan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, aman, dan berdaya.
Dengan suasana kekeluargaan yang terjalin, KKN di Desa Panjang Selatan diharapkan mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Pra-survey ini menjadi bukti bahwa gotong royong dan kepedulian masih menjadi kekuatan utama desa, yang akan menjadi fondasi bagi keberhasilan program KKN ke depan.
Reporter: Hanna | Sekretaris KKN
