
Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Panjang Utara 2 telah mengikuti kegiatan pembekalan materi KKN sebagai bagian dari tahapan persiapan sebelum pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pembekalan ini dilaksanakan pada 02 Januari 2026 dan dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Dr. RA. Diana Widyastuti, S.P., M.Si. Pembekalan ini menjadi langkah awal bagi kelompok dalam memahami arah, tujuan, serta mekanisme pelaksanaan KKN secara menyeluruh.
Kegiatan pembekalan berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh seluruh anggota Kelompok KKN Panjang Utara 2. Dalam penyampaian materi, Dosen Pembimbing Lapangan memberikan penjelasan mengenai konsep dasar KKN sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menekankan pada pemberdayaan, kerja sama, serta penguatan peran mahasiswa di tengah masyarakat. Mahasiswa diarahkan untuk memahami bahwa KKN bukan hanya kegiatan lapangan semata, melainkan bagian dari proses pembelajaran yang menuntut tanggung jawab akademik dan sosial.
Selain itu, pembekalan juga memuat arahan terkait peran dan sikap mahasiswa selama menjalankan KKN. DPL menekankan pentingnya etika berinteraksi dengan masyarakat, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial dan budaya setempat, serta kerja sama yang solid antaranggota kelompok. Penjelasan ini diharapkan dapat membekali mahasiswa dalam menghadapi berbagai dinamika yang mungkin terjadi selama pelaksanaan KKN di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, anggota kelompok juga mendapatkan penjelasan mengenai ketentuan dan tata tertib pelaksanaan KKN yang harus dipatuhi. Tata tertib tersebut mencakup kewajiban mengikuti seluruh rangkaian kegiatan KKN, menjaga nama baik institusi, serta mematuhi aturan yang berlaku di lokasi pengabdian. Penekanan terhadap kedisiplinan dan tanggung jawab disampaikan sebagai upaya untuk memastikan pelaksanaan KKN berjalan dengan tertib dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan pembekalan materi KKN ini, Kelompok KKN Panjang Utara 2 diharapkan memiliki kesiapan yang lebih matang, baik dari segi pengetahuan, sikap, maupun koordinasi internal kelompok. Dengan bekal tersebut, pelaksanaan KKN diharapkan dapat berjalan secara optimal serta mampu memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah pengabdian.
