
Sukarame II – Selain menghadiri kegiatan di instansi pendidikan, Kelompok Mahasiswa KKN Unila Sukarame II turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Posyandu rutin di kelurahan setempat. Kehadiran tim mahasiswa diawali dengan koordinasi bersama para kader posyandu untuk mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang, seperti penataan meja pendaftaran, alat ukur tinggi dan berat badan balita, hingga perlengkapan administrasi.
Setelah persiapan selesai, ibu-ibu mulai berdatangan ke lokasi posyandu untuk melakukan pendaftaran. Proses pendaftaran dilakukan oleh kader posyandu, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan balita, meliputi penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan. Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya dicatat dan didata secara rapi oleh ibu bidan sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembang balita secara berkala.

Selama kegiatan berlangsung, tim KKN turut membaur dan berinteraksi langsung dengan para ibu yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, tim KKN memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya pemenuhan asupan nutrisi harian bagi balita, khususnya terkait kebutuhan gizi seimbang yang meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para ibu mengenai peran nutrisi dalam menunjang pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta daya tahan tubuh balita.
Selain edukasi singkat, tim KKN juga melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada para ibu mengenai pentingnya pemberian asupan nutrisi yang cukup dan sesuai dengan usia balita. Penyuluhan disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan para ibu memiliki pengetahuan yang lebih baik dalam memenuhi kebutuhan gizi anak sehingga balita dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Secara keseluruhan, kegiatan posyandu berjalan dengan lancar berkat kerja sama yang baik antara tim KKN, kader posyandu, dan tenaga kesehatan setempat.
Kegiatan ini tidak hanya berperan dalam pemantauan kesehatan balita, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya para ibu, dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemenuhan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
