
BANDAR LAMPUNG – Semangat gotong royong memadati aliran sungai di wilayah Kecamatan Bumi Waras pada Jumat (23/1) pagi. Ribuan personel gabungan yang terdiri dari unsur aparatur kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga mahasiswa KKN bersatu padu dalam aksi lingkungan bertajuk “Grebek Sungai”.
Kegiatan rutin yang diinisiasi oleh Pemerintah Kecamatan Bumi Waras ini diikuti oleh Camat, Sekretaris Camat, Lurah, jajaran Ketua Lingkungan, Ketua RT, hingga personel Linmas. Kehadiran personel TNI dan Polri di tengah-tengah warga semakin memperkuat pengamanan dan efektivitas pembersihan aliran sungai dari tumpukan sampah dan sedimen.
Partisipasi aktif juga ditunjukkan oleh kaum intelektual muda. Tercatat sebanyak 9 kelompok mahasiswa KKN, termasuk Kelompok yang ditempatkan di Kelurahan Garuntang, turut terjun ke lapangan. Kehadiran para mahasiswa ini memberikan energi baru dalam kegiatan yang berfokus pada normalisasi fungsi sungai dan pencegahan banjir di musim penghujan.

Aksi “Grebek Sungai” ini menyasar titik-titik tumpukan sampah yang menghambat laju air. Dengan menggunakan peralatan manual, para peserta bahu-membahu mengangkut sampah domestik dan membersihkan bantaran sungai guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi warga sekitar.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian bersama terhadap ekosistem perkotaan. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat dan aparat keamanan menunjukkan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif yang harus dijaga secara berkelanjutan.
Bagi mahasiswa KKN, partisipasi dalam “Grebek Sungai” menjadi sarana untuk berinteraksi langsung dengan tokoh masyarakat dan memahami dinamika lingkungan di wilayah penempatan mereka. Hal ini sekaligus menjadi bentuk pengabdian nyata yang selaras dengan program pembangunan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Diharapkan melalui aksi rutin ini, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke aliran sungai semakin meningkat, demi mewujudkan Kecamatan Bumi Waras yang asri dan bebas dari ancaman luapan air sungai.

