Pada hari Rabu, 4 Februari 2026, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi anti bullying dan pencegahan kekerasan seksual yang bertempat di SMPN 30 Bandar Lampung. Kegiatan ini menghadirkan Ibu dari Tim SAPA sebagai narasumber utama yang memberikan materi edukatif kepada siswa-siswi. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran peserta didik mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan maupun kekerasan seksual.
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN dan narasumber menjelaskan pengertian bullying beserta jenis-jenisnya yang sering terjadi di lingkungan sekolah, seperti bullying verbal, fisik, dan psikologis, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan bagi korban. Selain itu, siswa-siswi juga diberikan pemahaman mengenai kekerasan seksual, bentuk-bentuk kekerasan seksual yang dapat terjadi pada anak dan remaja, serta langkah-langkah pencegahan dan tindakan yang harus dilakukan apabila mengalami atau mengetahui adanya kasus kekerasan seksual. Narasumber juga menekankan pentingnya keberanian untuk berbicara dan melapor kepada pihak yang dipercaya.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi interaktif berupa penempelan sticky note pada media “Pohon Cerita”. Pada sesi ini, siswa-siswi diberikan kesempatan untuk menuliskan pendapat, pengalaman, perasaan, maupun pesan positif terkait bullying dan kekerasan seksual. Kegiatan pohon cerita ini bertujuan sebagai sarana ekspresi siswa agar lebih berani menyampaikan isi pikiran dan perasaan mereka, sekaligus menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap sesama.
Siswa-siswi terlihat antusias dan aktif mengikuti kegiatan tersebut. Banyak dari mereka menuliskan pesan-pesan motivasi, ajakan untuk saling menghargai, serta harapan agar lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. Kegiatan ini menciptakan suasana yang interaktif dan reflektif, serta membantu siswa memahami bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya bullying dan kekerasan seksual.
Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi dan pohon cerita berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun peserta didik. Mahasiswa KKN turut berperan dalam membantu persiapan, pendampingan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa-siswi SMPN 30 Bandar Lampung dapat lebih memahami pentingnya saling menghormati, berani bersikap, dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying serta kekerasan seksual.
