Bandar Lampung, 4 Februari 2026- Masyarakat Kelurahan Kelapa Tiga Permai, Kecamatan Tanjung Karang Barat, kini mulai melirik inovasi pertanian modern untuk memenuhi kebutuhan pangan sehat secara mandiri.
Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme warga saat menghadiri kegiatan sosialisasi implementasi teknologi tower garden yang diselenggarakan baru-baru ini. Kegiatan yang berlangsung hangat ini menghadirkan tim dosen dari Fakultas Pertanian Universitas Lampung sebagai narasumber utama guna memberikan edukasi mengenai cara cerdas bercocok tanam di lahan terbatas.
​Dalam pemaparannya, tim dosen Fakultas Pertanian Unila menekankan bahwa keterbatasan lahan di area perkotaan bukan lagi penghalang untuk memproduksi sayuran organik berkualitas.
Teknologi tower garden diperkenalkan sebagai solusi vertikal yang memungkinkan warga menanam berbagai jenis sayuran dalam satu tiang penyangga yang menjulang ke atas. Sistem ini mengandalkan efisiensi air dan nutrisi, sehingga warga tidak perlu lagi melakukan penyiraman secara manual setiap hari atau mencangkul tanah yang luas.
Selain hemat tempat, hasil panen dari sistem ini dipastikan lebih sehat karena dikelola secara organik tanpa ketergantungan pada pestisida kimia.
​Kehadiran mahasiswa KKN dari berbagai kelurahan, mulai dari Kelurahan Gedong Air, Kelapa Tiga, hingga Susunan Baru, memberikan warna tersendiri dalam kegiatan ini.
Para mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga berperan sebagai jembatan komunikasi yang membantu warga memahami teknis perakitan alat dan pencampuran nutrisi tanaman.
Kolaborasi lintas generasi ini menciptakan ruang diskusi yang interaktif, di mana warga dapat langsung mempraktikkan cara menyemai benih dan mengatur sistem sirkulasi air pada prototipe menara tanam yang dipamerkan.
​Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kelurahan Kelapa Tiga Permai diharapkan dapat menjadi pelopor pemanfaatan teknologi pertanian perkotaan di Kecamatan Tanjung Karang Barat.
Para dosen Unila berharap agar pendampingan yang diberikan tidak berhenti pada pertemuan ini saja, melainkan terus berlanjut hingga warga mampu melakukan panen perdana secara mandiri. Dengan mengadopsi teknologi tower garden, setiap rumah tangga kini memiliki peluang untuk menciptakan ketahanan pangan kecil-kecilan yang tidak hanya mempercantik halaman rumah, tetapi juga menjamin ketersediaan gizi keluarga yang lebih baik dan ekonomis.
