Pada hari Jumat, 23 Januari 2026, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Aula Kantor Kelurahan Kota Sepang, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini dimulai pada pukul 13.00 WIB dan diselenggarakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Kota Sepang. Kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya preventif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya DBD serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir penyebaran penyakit DBD di wilayah Kelurahan Kota Sepang. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu warga Kelurahan Kota Sepang yang hadir dengan antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir.
Kegiatan sosialisasi pencegahan DBD ini dihadiri oleh berbagai pihak yang mendukung terlaksananya program kesehatan masyarakat di Kelurahan Kota Sepang. Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan PKK Kelurahan Kota Sepang yang menekankan pentingnya peran ibu-ibu sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh para kader kesehatan, perwakilan dari RT/RW, serta tokoh masyarakat setempat yang turut memberikan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan DBD di lingkungan mereka. Kehadiran para peserta yang cukup banyak menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat Kota Sepang terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan penyakit menular.
Dalam sesi sosialisasi, narasumber menyampaikan materi mengenai penyebab dan penyebaran penyakit DBD, serta pengenalan gejala-gejala DBD yang perlu diwaspadai oleh masyarakat. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, disertai dengan penjelasan mengenai siklus hidup nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penyebar DBD, tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta cara-cara penularan penyakit DBD dari satu orang ke orang lain melalui gigitan nyamuk. Selain itu, narasumber juga memaparkan berbagai mitos dan fakta seputar DBD yang sering beredar di masyarakat, sehingga peserta dapat membedakan informasi yang benar dan informasi yang keliru. Peserta juga diberikan edukasi mengenai gejala awal DBD seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, serta munculnya bintik-bintik merah pada kulit, agar dapat segera melakukan tindakan medis apabila menemukan gejala-gejala tersebut pada anggota keluarga.
Sesi sosialisasi berlangsung interaktif dengan adanya tanya jawab antara narasumber dan peserta. Ibu-ibu peserta aktif bertanya mengenai berbagai hal terkait pencegahan DBD, seperti cara membersihkan bak mandi yang benar, frekuensi penggantian air pada tempayan, penggunaan obat anti nyamuk yang aman, serta langkah-langkah yang harus dilakukan jika ada anggota keluarga yang terindikasi terkena DBD. Narasumber menjawab seluruh pertanyaan dengan detail dan memberikan saran-saran praktis yang dapat langsung diterapkan di rumah masing-masing. Antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Sepang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kesehatan keluarga dan lingkungan, serta siap untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan penyakit DBD di wilayah mereka.
Melalui kegiatan sosialisasi pencegahan DBD ini, diharapkan ibu-ibu warga Kelurahan Kota Sepang dapat menjadi agen perubahan dalam keluarga dan lingkungan masing-masing dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta melakukan pencegahan DBD secara konsisten. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya DBD serta cara pencegahannya, diharapkan angka kejadian DBD di Kelurahan Kota Sepang dapat ditekan hingga ke titik terendah, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman untuk ditinggali. Apresiasi yang tinggi diberikan kepada Tim PKK Kelurahan Kota Sepang yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan ini, serta kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosialisasi ini. Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
