Sawah Brebes, 15 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Periode I Tahun 2026 Kelompok Sawah Brebes melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting dan edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan ibu serta anak. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung program kesehatan masyarakat di lingkungan setempat.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu yang memiliki balita, serta kader kesehatan dan posyandu setempat. Materi yang disampaikan mencakup pengertian stunting, faktor penyebab terjadinya stunting, dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak, serta pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun atau yang dikenal sebagai periode 1000 Hari Pertama Kehidupan. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta.
Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN Universitas Lampung Kelompok Sawah Brebes menerapkan pendekatan persuasif dan edukatif guna menghindari stigma negatif yang kerap muncul terkait isu stunting. Mahasiswa menekankan bahwa stunting bukan merupakan aib, melainkan kondisi kesehatan yang dapat dicegah dan ditangani melalui pola asuh yang tepat, pemenuhan gizi yang baik, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin melalui posyandu.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan gizi anak, kegiatan sosialisasi ini juga disertai dengan pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa biskuit regal dan susu kedelai kepada peserta. Pembagian PMT dilakukan setelah sesi sosialisasi sebagai upaya untuk memberikan contoh makanan tambahan yang bernilai gizi serta mudah dijangkau oleh masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong orang tua untuk lebih memperhatikan asupan gizi anak dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa KKN turut berperan aktif dalam pendampingan kegiatan, mulai dari persiapan acara, penyampaian materi, hingga pendataan dan pembagian PMT kepada peserta. Selain itu, mahasiswa juga membuka sesi diskusi dan tanya jawab untuk memberikan ruang bagi masyarakat menyampaikan pertanyaan maupun kendala yang dihadapi terkait pemenuhan gizi dan kesehatan anak. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.
Melalui pelaksanaan sosialisasi stunting dan 1000 HPK ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung Kelompok Sawah Brebes berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting sejak dini. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara mahasiswa, kader kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan generasi mendatang.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa Universitas Lampung kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada aspek edukasi, tetapi juga memberikan manfaat langsung melalui dukungan gizi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin aktif mengikuti kegiatan posyandu serta menerapkan pola hidup sehat dan bergizi dalam kehidupan sehari-hari.
Demikian artikel ini disusun sebagai dokumentasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting dan edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan oleh mahasiswa Universitas Lampung KKN Periode I Tahun 2026 Kelompok Sawah Brebes sebagai bagian dari komitmen pengabdian kepada masyarakat.
