
Purwosari – Pada Senin 02 Februari 2026, mahasiswa KKN kelompok kami di Desa Purwosari melaksanakan kegiatan sosialisasi hari pertama mengenai stunting dan pemanfaatan bahan pangan lokal berupa jagung yang diolah menjadi susu jagung. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Mekar Sari dan ditujukan kepada ibu hamil serta ibu yang memiliki balita. Selain itu, mahasiswa juga melakukan pengecekan tensi dan gula darah bagi lansia sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat desa.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan penyampaian materi mengenai stunting, mulai dari pengertian, penyebab, dampak jangka panjang, hingga upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak masa kehamilan dan usia dini anak. Mahasiswa menjelaskan pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita sebagai salah satu langkah utama dalam mencegah terjadinya stunting.
Selanjutnya, mahasiswa memperkenalkan pemanfaatan jagung sebagai bahan pangan lokal yang bernilai gizi tinggi dan mudah diperoleh di Desa Purwosari. Jagung diolah menjadi susu jagung sebagai alternatif minuman bergizi yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan balita. Mahasiswa menjelaskan proses pembuatan susu jagung secara sederhana agar dapat dipraktikkan oleh masyarakat di rumah.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa juga membagikan sampel susu jagung kepada peserta sosialisasi. Pembagian sampel bertujuan agar ibu hamil dan ibu balita dapat merasakan langsung manfaat olahan jagung serta memahami bahwa bahan pangan lokal dapat diolah menjadi produk yang sehat, bergizi, dan ekonomis.
Selain kegiatan sosialisasi, mahasiswa melakukan pengecekan tensi dan gula darah bagi lansia yang hadir di posyandu. Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran lansia terhadap kondisi kesehatan mereka sekaligus memberikan informasi awal mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Kegiatan sosialisasi hari pertama di Posyandu Mekar Sari ini menjadi langkah awal pelaksanaan program yang akan dilakukan di tiga posyandu di Desa Purwosari. Mahasiswa berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting, mendorong pemanfaatan pangan lokal, serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Desa Purwosari secara berkelanjutan.
