PPada Jumat, 30 Januari 2026, mahasiswa KKN Jati Agung–Purwotani mengikuti kegiatan pengajian bersama ibu-ibu Desa Purwotani yang kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi pembuatan susu jagung sebagai salah satu produk olahan berbahan dasar jagung yang bernilai gizi sekaligus memiliki potensi ekonomi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang dirancang untuk mendorong kreativitas warga, khususnya ibu-ibu, dalam mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk bernilai tambah.
Sosialisasi diawali dengan pemaparan mengenai potensi jagung sebagai komoditas unggulan Desa Purwotani. Mahasiswa menjelaskan bahwa jagung tidak hanya dapat dikonsumsi secara langsung, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai produk, salah satunya susu jagung yang mudah dibuat dan memiliki kandungan gizi yang baik. Susu jagung dinilai memiliki peluang pasar yang cukup menjanjikan karena dapat menjadi alternatif minuman sehat bagi berbagai kalangan.

Selanjutnya, mahasiswa KKN memaparkan tahapan pembuatan susu jagung secara rinci, mulai dari pemilihan jagung berkualitas, proses pengolahan, penyaringan sari jagung, hingga tahap akhir penyajian. Penjelasan disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami, disertai tips menjaga kebersihan alat dan bahan guna menghasilkan produk yang aman dikonsumsi. Mahasiswa juga menekankan pentingnya konsistensi rasa dan kualitas produk sebagai kunci keberhasilan usaha.
Tidak hanya berfokus pada proses produksi, sosialisasi juga dilengkapi dengan materi strategi pemasaran. Ibu-ibu diberikan pemahaman mengenai pentingnya kemasan yang menarik, penentuan harga jual yang sesuai, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Mahasiswa memperkenalkan penggunaan WhatsApp Business dan marketplace Facebook sebagai platform pemasaran yang mudah diakses, murah, dan efektif untuk menjangkau konsumen lebih luas, baik di dalam maupun luar desa.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi, yang terlihat dari keaktifan ibu-ibu dalam mengajukan pertanyaan seputar teknik pembuatan, daya tahan produk, hingga cara memulai usaha rumahan. Diskusi berlangsung interaktif dan penuh semangat, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap peluang pengembangan produk susu jagung.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari ibu-ibu Desa Purwotani, yang berharap keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan sebagai usaha rumahan guna menambah penghasilan keluarga. Mahasiswa KKN berharap sosialisasi ini tidak hanya berhenti pada tahap edukasi, tetapi dapat berlanjut menjadi praktik nyata yang mampu mendorong tumbuhnya UMKM berbasis potensi lokal.
Melalui program sosialisasi susu jagung ini, mahasiswa KKN Jati Agung–Purwotani berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian desa. Mengingat Desa Purwotani merupakan salah satu wilayah penghasil jagung, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pengembangan produk unggulan desa serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat secara berkelanjutan.
