Natar, 6 Januari 2026 – Survei Lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 1 Tahun 2026 Universitas Lampung dilaksanakan sebagai tahapan awal sebelum pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan survei ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum mengenai kondisi wilayah, potensi sumber daya, serta permasalahan yang ada di lokasi penempatan KKN, sehingga program kerja yang akan dirancang dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Survei lokasi KKN Periode 1 Tahun 2026 dilaksanakan di Desa Merak Batin 2, Kecamatan Natar, dengan lokasi penempatan kelompok berada di Dusun Tanjung Seneng, Dusun Tanjung Waras Induk, dan Dusun Pasar Lama.
Kegiatan survei diawali dengan berkumpulnya mahasiswa peserta KKN Kelompok Desa Merak Batin 2 di Shuttle Bus Universitas Lampung pada pukul 07.00. Setelah dilakukan koordinasi singkat, rombongan yang berjumlah 14 orang berangkat pada pukul 08.00 menggunakan kendaraan roda dua menuju Desa Merak Batin.
Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Dr. Sutarto, SKM, M. Epid., diterima secara resmi oleh Kepala Desa Merak Batin, Bapak Aldin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang serta harapan agar kegiatan KKN dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Merak Batin.
Survei pertama dilakukan di Dusun Tanjung Seneng. Rombongan bertemu dengan perwakilan RT setempat yang mewakili Kepala Dusun. Dalam diskusi, diperoleh informasi bahwa Dusun Tanjung Seneng memiliki kelompok PKK yang aktif, kelompok ibu-ibu pengajian rutin setiap hari Selasa di masjid, serta karang taruna yang juga aktif. Permasalahan utama yang dihadapi dusun ini adalah banjir yang kerap terjadi.
Selanjutnya, survei dilanjutkan ke Dusun Tanjung Waras Induk. Di dusun ini, rombongan disambut langsung oleh Kepala Dusun. Pembahasan lebih banyak menyoroti sektor pertanian, dengan komoditas utama berupa padi. Namun, permasalahan banjir masih menjadi kendala utama. Dusun ini memiliki tiga kelompok tani yang aktif serta kegiatan pengajian rutin, meskipun kelompok PKK di wilayah ini kurang aktif. Mayoritas masyarakat Dusun Tanjung Waras Induk berasal dari suku Jawa.
Survei terakhir dilakukan di Dusun Pasar Lama. Berbeda dengan dusun sebelumnya, wilayah ini tidak memiliki lahan pertanian yang luas, hanya terdapat sedikit sawah. Permasalahan utama tetap sama, yaitu banjir. Selain itu, pengelolaan sampah di Dusun Pasar Lama masih kurang baik. Sampah warga hanya ditumpuk di satu tempat tanpa pengelolaan yang memadai, sehingga sering menimbulkan bau tidak sedap.
Melalui kegiatan survei lokasi ini, mahasiswa KKN Desa Merak Batin 2 memperoleh informasi awal yang komprehensif sebagai dasar dalam penyusunan dan pemantapan program kerja KKN. Diharapkan hasil survei ini dapat mendukung pelaksanaan KKN yang terencana, partisipatif, dan berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Merak Batin dan mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Lampung, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
