
Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan survei lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai tahap awal persiapan implementasi program drip irrigation. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lahan, sistem pengairan yang digunakan, serta potensi pengembangan pertanian yang dapat didukung melalui teknologi irigasi hemat air.
Survei dilakukan secara langsung dengan meninjau lokasi lahan KWT, mengamati struktur tanah, luas area tanam, serta sumber air yang tersedia. Mahasiswa KKN juga mencatat kebutuhan teknis yang diperlukan, seperti jalur distribusi air, penempatan selang irigasi, dan estimasi alat serta bahan yang akan digunakan dalam pelaksanaan program drip irrigation.
Selain melakukan pengamatan lapangan, mahasiswa KKN turut berdiskusi dengan anggota KWT mengenai pola tanam, kendala pengairan yang selama ini dihadapi, serta harapan terhadap penerapan sistem irigasi tetes. Informasi tersebut menjadi dasar penting dalam merancang sistem drip irrigation yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lahan KWT di Desa Bagelen.
Program drip irrigation ini direncanakan sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian dan pemberdayaan kelompok perempuan desa, dengan harapan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air, mempermudah proses penyiraman tanaman, serta mendukung peningkatan hasil pertanian secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan survei lahan ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap implementasi program drip irrigation dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Bagelen, sekaligus menjadi langkah awal pengembangan pertanian yang lebih modern dan ramah lingkungan di desa tersebut.
