Pelaksanaan survei awal Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Periode I Tahun 2026 telah dimulai. Tahap ini ditandai dengan agenda survey lapangan dan audiensi bersama pihak Kelurahan Desa Pengajaran, Kecamatan Teluk Betung Utara, yang dilakukan oleh mahasiswa KKN setempat, Senin (5/1).
Kegiatan survey ini diikuti oleh seluruh anggota KKN dan dipusatkan pada pertemuan koordinasi dengan perangkat kelurahan. Dalam arahannya, pihak kelurahan menekankan pentingnya kekompakan dan kolaborasi antar mahasiswa, dengan meminta seluruh anggota untuk membaur agar lebih kompak dan mudah bersinergi di lapangan.
Dalam pembekalan wilayah kerja, mahasiswa juga diminta menyiapkan pencerahan program berbasis tiga tema prioritas yang diusulkan langsung oleh kelurahan, yang nantinya akan menjadi dasar penyusunan program kerja kelompok. Selain itu, telah direncanakan pembentukan dua posko sebagai pusat koordinasi dan logistik, meskipun saat ini masih dalam tahap penentuan lokasi.
Mahasiswa juga akan menjalankan KKN di dua wilayah kerja yang terpisah per kelompok, yang hingga saat ini masih dalam tahap finalisasi titik lokasi. Pola kegiatan di kelurahan juga telah disesuaikan dengan ritme masyarakat setempat, di mana aktivitas KKN banyak dilakukan pada malam hari, mengingat pada siang hari warga dominan bekerja.
Kelurahan Desa Pengajaran memiliki empat post Posyandu yang aktif, dengan jadwal pelaksanaan kegiatan sebulan satu kali. Selain itu, mahasiswa KKN juga akan turut membantu pelayanan administratif melalui piket di kantor kelurahan sebanyak dua orang per hari, yang berlangsung pada Senin–Jumat, mulai pukul 07.30 WIB hingga 16.00/16.30 WIB.
Kelurahan ini terdiri dari 20 RT, serta memiliki potensi pertanian unggulan di tingkat komunitas, meliputi Kelompok Wanita Tani (KWT) dengan budidaya hidroponik, lada, hingga lahan sawah. Potensi ini diharapkan dapat menjadi peluang kolaborasi program pemberdayaan selama KKN berlangsung.
Kegiatan survey ditutup dengan pemetaan awal kebutuhan masyarakat dan inventarisasi potensi wilayah, sebagai langkah awal penyusunan program kerja yang berdampak dan selaras dengan arah pembangunan kelurahan.
