Bandar lampung, 2 Februari 2026
Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Penengahan Raya melaksanakan kegiatan program kerja berupa survei Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kunjungan ke pelaku usaha warga yang memproduksi perangkap tikus. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali informasi secara langsung mengenai kondisi usaha masyarakat, khususnya terkait sistem penjualan, pemasaran, serta potensi pengembangan usaha yang dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi dan media sosial.
Survei UMKM dilakukan dengan metode kunjungan langsung ke tempat usaha warga. Mahasiswa KKN berinteraksi secara langsung dengan para pelaku UMKM untuk menanyakan jenis usaha yang dijalankan, proses produksi, serta sistem pemasaran yang selama ini digunakan. Dari hasil survei tersebut, diketahui bahwa sebagian besar pelaku UMKM masih mengandalkan penjualan secara konvensional, seperti penjualan langsung kepada konsumen sekitar dan melalui jaringan kenalan.
Selain menggali informasi terkait penjualan, kelompok KKN juga menanyakan kendala yang dihadapi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Beberapa pelaku usaha menyampaikan keterbatasan pengetahuan dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, mulai dari pembuatan akun, pengelolaan konten, hingga strategi pemasaran digital yang efektif. Hal ini menjadi perhatian mahasiswa KKN untuk merancang solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sebagai tindak lanjut dari hasil survei, kelompok KKN Penengahan Raya menawarkan solusi berupa pendampingan pembuatan dan pengelolaan media sosial untuk promosi produk UMKM. Mahasiswa memberikan gambaran mengenai manfaat penggunaan media sosial dalam memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya tarik produk, serta membangun identitas usaha secara lebih profesional. Solusi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan penjualan dan daya saing produk mereka.
Selain kegiatan survei UMKM, kelompok KKN juga berkesempatan mengunjungi warga yang memproduksi perangkap tikus. Kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa mengenai proses pembuatan perangkap tikus yang sederhana namun efektif, serta bagaimana produk tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat dalam mengendalikan hama tikus, khususnya di lingkungan rumah dan area pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN tidak hanya mengamati, tetapi juga belajar langsung dari warga mengenai bahan yang digunakan, teknik perakitan, serta prinsip kerja perangkap tikus. Interaksi ini memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai kearifan lokal dan inovasi sederhana yang dikembangkan oleh masyarakat untuk menjawab permasalahan sehari-hari.
Kegiatan survei UMKM dan pembelajaran pembuatan perangkap tikus ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Penengahan Raya. Melalui komunikasi yang terbuka dan interaksi langsung, tercipta suasana saling belajar dan berbagi pengalaman antara mahasiswa dan warga setempat.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan manfaat ganda, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat. Mahasiswa memperoleh pengalaman lapangan terkait kondisi UMKM dan potensi pengembangan usaha masyarakat, sementara warga mendapatkan wawasan baru mengenai peluang pemanfaatan media sosial untuk promosi produk. Diharapkan, melalui kegiatan ini, terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam mendukung peningkatan ekonomi lokal.
