
KOTA KARANG, BANDAR LAMPUNG – Setelah melalui tahap observasi dan perencanaan, salah satu program kerja (progja) resmi dilaksanakan. Pada hari keempat belas Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kamis (22/1/2026), Kelompok KKN Universitas Lampung (UNILA) di Kelurahan Kota Karang menyelenggarakan Sosialisasi Menabung di SDN 1 Kota Karang.
Sosialisasi dirancang interaktif dan mudah dipahami anak-anak. Acara dimulai dengan ice breaking untuk mencairkan suasana dan hadiah kecil bagi siswa yang memimpin doa. Materi inti disampaikan oleh anggota KKN dengan pendekatan sederhana, meliputi pengenalan dasar uang, pentingnya menabung, serta perbedaan mendasar antara kebutuhan dan keinginan. Pemahaman ini diharapkan membentuk pola pikir hemat dan pengelolaan uang saku yang bijak. Sesi tanya jawab interaktif menjadi puncak keaktifan siswa dalam merespons materi.
Kegiatan berlangsung di SDN 1 Kota Karang, tepatnya di lapangan sekolah, pada Kamis pagi, 22 Januari 2026, memanfaatkan waktu istirahat siswa agar tidak mengganggu jam belajar utama.
Sosialisasi ini melibatkan kelompok KKN UNILA Kota Karang sebagai fasilitator. Dari pihak sekolah, para guru dan seluruh siswa siswi SDN 1 turut serta secara aktif. Sambutan antusias dari guru dan siswa menciptakan atmosfer yang positif sejak awal kedatangan mahasiswa.
Pembelajaran literasi keuangan sejak dini merupakan investasi life skill yang krusial. Memahami konsep menabung dan membedakan kebutuhan dengan keinginan dapat membantu anak membentuk kebiasaan finansial yang sehat, mandiri, dan bertanggung jawab di masa depan, sekaligus mencegah pola konsumtif.
Antusiasme terlihat jelas sejak penyambutan. Siswa sangat aktif dan bersemangat mengikuti setiap sesi, terutama pada ice breaking dan tanya jawab, yang berlangsung meriah. Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh siswa, mengabadikan momen edukasi yang menyenangkan ini.
Dengan terlaksananya sosialisasi ini, Kelompok KKN UNILA Kota Karang telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun fondasi kecerdasan finansial generasi muda, sekaligus menyelesaikan salah satu program kerja prioritas yang diamanatkan dalam matriks KKN.
