
BANDAR LAMPUNG, 26 Januari 2026– Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menciptakan sebuah terobosan progresif dalam upaya meningkatkan indeks literasi di Kota Bandar Lampung. Melalui program inovatif bertajuk “3 Generasi 1 Literasi”, mereka secara resmi menggandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Bandar Lampung untuk menciptakan ekosistem membaca yang menyasar seluruh lapisan usia.
Program ini lahir dari penyatuan ide kreatif seluruh anggota kelompok KKN yang menyadari bahwa literasi bukan hanya milik usia sekolah, melainkan fondasi bagi seluruh elemen masyarakat. Gagasan ini kemudian disambut baik oleh Dispusip Kota Bandar Lampung, yang berujung pada kolaborasi strategis dalam penyediaan akses buku dan tenaga ahli.
Rangkaian Kegiatan Menuju Generasi Literasi Tinggi Untuk mensukseskan program kerja tersebut, serangkaian kegiatan edukatif telah dirancang secara sistematis, di antaranya:
- Pojok Baca Inklusif: Revitalisasi ruang baca di tingkat kelurahan yang menyediakan koleksi buku beragam, mulai dari buku bergambar untuk anak-anak, literasi digital untuk pemuda, hingga panduan kesehatan dan keagamaan bagi lansia.
- Lapak Baca Keliling: Bekerja sama dengan armada perpustakaan keliling Dispusip, mahasiswa menjangkau titik-titik kumpul warga untuk mendekatkan akses bacaan secara langsung.
Membangun Masa Depan Lewat Sinergi Perwakilan kelompok mahasiswa KKN menyatakan bahwa keberhasilan program ini merupakan buah dari kerja keras tim dan dukungan penuh dari pemerintah kota. Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti saat masa KKN berakhir, namun menjadi pemantik bagi masyarakat Bandar Lampung untuk terus membudayakan literasi sebagai jalan utama menuju generasi dengan daya saing tinggi.
