Desa Purwodadi Simpang, Lampung Selatan – Minggu, 1 Februari 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan penanaman dan peletakan plang titik kumpul sebagai bagian dari rangkaian program kerja mitigasi bencana di Desa Purwodadi Simpang. Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat desa terhadap potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Pada tahap awal pelaksanaan, plang titik kumpul dipasang di tiga dusun pertama yang telah ditentukan berdasarkan hasil pemetaan wilayah. Titik kumpul ini merupakan lokasi yang dianggap paling aman dan mudah dijangkau oleh warga apabila terjadi keadaan darurat atau bencana yang tidak diinginkan. Penempatan plang dilakukan secara strategis agar mudah terlihat dan dikenali oleh masyarakat sekitar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program mitigasi bencana yang terintegrasi dengan peta mitigasi bencana desa. Peta tersebut memuat informasi titik kumpul di setiap dusun dan akan dikembangkan secara bertahap hingga mencakup seluruh wilayah Desa Purwodadi Simpang. Sebagai bentuk keberlanjutan program, peta mitigasi bencana ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam website desa yang sedang dikembangkan melalui program kerja pelayanan publik dan penataan administrasi di balai desa.
Integrasi peta mitigasi bencana ke dalam website desa diharapkan dapat mempermudah akses informasi bagi masyarakat. Dengan adanya sistem informasi berbasis digital, warga dapat mengetahui dengan jelas lokasi titik kumpul di masing-masing dusun, sehingga dapat bertindak cepat dan tepat saat terjadi bencana. Hal ini menjadi salah satu upaya preventif dalam menurunkan risiko kepanikan dan meminimalkan tingkat korban jiwa.
Kegiatan penanaman plang titik kumpul ini mendapat dukungan positif dari perangkat desa dan masyarakat setempat. Warga menilai program ini sangat bermanfaat sebagai langkah awal membangun kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana. Melalui program mitigasi bencana ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap dapat meninggalkan dampak jangka panjang yang berkelanjutan bagi Desa Purwodadi Simpang, serta mendorong terwujudnya desa yang tanggap, aman, dan siap menghadapi bencana.
