
Momentum akhir pekan dimanfaatkan dengan aksi nyata oleh para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Campang Raya. Tepat pada hari ini, Sabtu, 17 Januari 2026, mereka menggelar aksi pembersihan besar-besaran di sepanjang aliran sungai setempat sebagai langkah strategis flood prevention (pencegahan banjir). Aksi bersih-bersih ini tidak dilakukan sendirian. Mahasiswa KKN berhasil membangun kolaborasi solid dengan Camat, Lurah, personil Damkar, serta Babinsa. Sinergi ini menunjukkan betapa pentingnya multi-stakeholder collaboration dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan di tingkat desa.

Fokus utama kegiatan hari ini adalah menormalisasi aliran sungai yang mulai terhambat. Para peserta bahu-membahu melakukan:
- Pemangkasan Kayu Liar: Memotong dahan dan kayu yang melintang serta menghalangi laju air.
- Pembersihan Sampah: Mengangkat tumpukan sampah domestik yang menyumbat aliran.
- Alat Berat: Untuk memaksimalkan hasil, satu unit eksavator dikerahkan guna mengeruk sedimen dan sampah padat yang sulit dijangkau secara manual.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN dan perangkat desa membawa pesan kuat kepada warga sekitar. Tujuan utamanya bukan sekadar membersihkan fisik sungai, melainkan sebuah “Wake-up Call” bagi masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem air. Aksi yang berlangsung hingga siang hari ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya budaya Green Living di Desa Campang Raya, di mana sungai tidak lagi dianggap sebagai tempat pembuangan, melainkan urat nadi kehidupan yang harus dijaga bersama.
