
Pada hari Jumat, 16 Januari 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan wawancara lapangan secara langsung dengan petani padi setempat di lahan sawah milik warga desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengenalan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya pada sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama sebagian besar warga desa.
Wawancara dilakukan di tengah aktivitas pertanian yang sedang berlangsung, sehingga mahasiswa KKN dapat mengamati secara langsung kondisi lahan sawah, sistem pengairan, serta teknik kerja yang diterapkan oleh petani. Dalam proses wawancara, petani menjelaskan tahapan budidaya padi yang mereka lakukan, mulai dari pengolahan lahan sebelum tanam, penentuan waktu tanam yang disesuaikan dengan kondisi cuaca dan ketersediaan air, pemilihan serta penggunaan benih, hingga teknik pemupukan yang digunakan untuk menjaga kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman.
Selain itu, petani juga memaparkan metode pengendalian hama dan penyakit tanaman padi yang sering menyerang lahan pertanian, baik secara tradisional maupun menggunakan sarana pertanian yang tersedia. Dari penjelasan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai upaya petani dalam menjaga hasil panen agar tetap optimal di tengah berbagai keterbatasan yang ada.
Dalam wawancara ini, petani juga menyampaikan berbagai kendala yang kerap dihadapi dalam kegiatan pertanian, di antaranya keterbatasan pasokan air terutama pada musim kemarau, serangan hama yang sulit diprediksi, serta fluktuasi harga gabah yang berdampak langsung pada pendapatan dan kesejahteraan petani. Kendala-kendala tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pertanian tidak hanya bergantung pada faktor teknis budidaya, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi alam dan ekonomi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya memperoleh data dan informasi secara langsung, tetapi juga mendapatkan pengalaman lapangan yang berharga mengenai realitas kehidupan petani di desa. Kegiatan wawancara ini menumbuhkan rasa empati, kepedulian, serta pemahaman mahasiswa terhadap tantangan yang dihadapi masyarakat desa. Hasil dari wawancara diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja KKN yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan sektor pertanian desa.
