Bandar Lampung, 22 Januari 2026 – Telah dilaksanakan kegiatan Workshop Pengembangan Produk Olahan (PPO) yang bertempat di Balai Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program kerja Mahasiswa KKN Universitas Lampung dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam pengembangan usaha produk pangan olahan berbasis potensi lokal.
Kegiatan workshop ini meliputi beberapa materi utama, yaitu Pembuatan Sirup Bunga Telang, Pengemasan Produk, Pelatihan Pembuatan NIB dan PIRT, Sertifikasi Halal, serta Pemasaran Digital. Workshop dibawakan oleh tiga pemateri, yaitu:
- Mahasiswa KKN Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Lampung yang menyampaikan materi pengembangan produk olahan melalui Pembuatan Sirup Bunga Telang
- Mahasiswa KKN Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Lampung yang menyampaikan materi Pengemasan Produk, Pelatihan Pembuatan NIB dan PIRT, serta Sertifikasi Halal, yang dalam pelaksanaannya didampingi oleh Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), dan
- Mahasiswa Jurusan Bisnis Digital Universitas Lampung yang menyampaikan materi Pemasaran Digital.
Selain praktik pengolahan, warga juga mendapatkan pemahaman mengenai kandungan dan manfaat bunga telang bagi kesehatan, sehingga masyarakat tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memahami nilai fungsional dari produk yang dihasilkan. Dalam sesi praktik, pembuatan Sirup Bunga Telang dilakukan secara langsung di lokasi kegiatan dengan pendampingan dari pemateri, serta melibatkan satu orang volunteer dari warga untuk ikut mempraktikkan proses pembuatan.
Pada sesi Pelatihan Pembuatan NIB dan PIRT serta Sertifikasi halal, peserta diberikan pendampingan teknis serta dibagikan brosur dan materi tertulis yang berisi tata cara pengurusan perizinan usaha, alur sertifikasi halal, serta panduan pengemasan yang baik dan sesuai dengan jenis bahan produk untuk membantu memperpanjang masa simpan produk. Hal ini bertujuan agar warga dapat mengelola usaha secara legal, aman, dan sesuai standar.
Sementara itu, materi pemasaran digital difokuskan pada pembuatan dan pengelolaan e-commerce melalui media sosial, sehingga pelaku UMKM dapat memasarkan produk Sirup Bunga Telang secara lebih luas, efektif, dan berkelanjutan.
Warga Kelurahan Surabaya menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi selama kegiatan berlangsung, baik dalam sesi pemaparan materi maupun praktik langsung. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat mampu mengembangkan produk olahan berbasis bunga telang secara mandiri, memiliki legalitas usaha, kemasan yang layak, serta strategi pemasaran digital yang tepat untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing produk.
Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan.
