Dalam rangka mewujudkan kehidupan yang sehat, mandiri, dan bermartabat bagi warga lanjut usia, Kelurahan Sukamenanti Baru menggelar kegiatan Sekolah Lansia yang menjadi salah satu program inovatif dalam bidang kesehatan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah kelurahan terhadap kesejahteraan lansia, baik dari aspek fisik, mental, maupun sosial. Uniknya, kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (UNILA) yang sedang melaksanakan pengabdian masyarakat di wilayah tersebut. Partisipasi aktif para mahasiswa ini menjadi wujud nyata sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam menciptakan ruang belajar intergenerasi yang edukatif, inklusif, dan penuh makna. Sekolah Lansia tidak hanya berfungsi sebagai sarana peningkatan pengetahuan, namun juga sebagai wadah sosial untuk mempererat hubungan antarwarga dan menciptakan lingkungan yang peduli terhadap kelompok usia rentan.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu, 26 Juli 2025 ini diselenggarakan di aula kelurahan dengan suasana yang penuh kehangatan, keceriaan, dan semangat kebersamaan. Para lansia yang hadir tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang telah disiapkan, mulai dari senam sehat bersama, pemeriksaan kesehatan dasar, hingga sesi diskusi dan edukasi kesehatan. Mahasiswa KKN UNILA mengambil peran penting dalam mendampingi para lansia, mulai dari membantu pendaftaran peserta, mengatur tempat duduk, memandu aktivitas fisik ringan, hingga mencatat hasil pemeriksaan tekanan darah dan gula darah oleh tim kesehatan dari Puskesmas. Setelah kegiatan fisik, para peserta mengikuti penyuluhan yang membahas tema “Menjaga Kesehatan Jasmani dan Rohani di Usia Senja”, yang disampaikan oleh narasumber dari puskesmas dengan bantuan fasilitasi dari para mahasiswa. Suasana menjadi semakin hidup ketika para lansia diajak berbagi pengalaman hidup, memberi nasihat kepada generasi muda, dan saling menyemangati satu sama lain.

Kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya memperkaya dinamika kegiatan, tetapi juga memberikan dampak emosional yang positif bagi para peserta lansia. Interaksi yang hangat, sapaan yang ramah, serta kesediaan mahasiswa untuk mendengarkan cerita-cerita kehidupan para lansia menciptakan suasana yang penuh empati dan penghargaan antar generasi. Banyak lansia yang menyampaikan rasa terima kasih mereka atas kehadiran mahasiswa, yang menurut mereka membawa energi baru dan membuat mereka merasa dihargai serta tidak diabaikan oleh generasi muda. Mahasiswa juga mengungkapkan bahwa pengalaman ini memberikan pelajaran berharga di luar ruang kelas, tentang pentingnya menjalin hubungan sosial, menghargai peran orang tua, dan memahami tantangan yang dihadapi kelompok lansia dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu mahasiswa, Nabira Eka Oktavia Putri dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, menyampaikan bahwa kegiatan ini menyadarkannya bahwa lansia bukan hanya objek pelayanan, tetapi juga sumber inspirasi dan pembelajaran yang tak ternilai.
Dengan adanya kegiatan Sekolah Lansia yang diwarnai partisipasi aktif mahasiswa KKN UNILA, diharapkan tercipta suasana masyarakat yang lebih peduli, suportif, dan inklusif terhadap kebutuhan dan keberadaan para lansia. Pemerintah Kelurahan Sukamenanti Baru menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat mahasiswa yang tidak hanya menjalankan tugas pengabdian secara administratif, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata di lapangan. Kegiatan ini menjadi refleksi bahwa pembangunan masyarakat tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan harus melibatkan seluruh unsur, termasuk kaum muda yang memiliki semangat, wawasan, dan potensi besar untuk menjadi agen perubahan. Sekolah Lansia bukan hanya tempat belajar bagi para peserta usia lanjut, tetapi juga ruang pembelajaran sosial yang sangat berarti bagi generasi muda. Mahasiswa KKN UNILA berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif semacam ini, demi mewujudkan masyarakat yang sehat, harmonis, dan saling menghargai lintas generasi.
