Mahasiswa KKN Universitas Lampung hari ini sukses melaksanakan rangkaian program kerja yang mengusung tema kesehatan dan kemandirian di SDN 2 Pekon Tri Tunggal Mulya. Kegiatan ini dirancang secara komprehensif dengan memadukan teori di dalam ruangan dan praktik langsung di lapangan. Fokus utama materi yang disampaikan meliputi edukasi PHBS, gizi “Isi Piringku”, pembuatan sabun, serta penanaman tanaman obat. Seluruh siswa dari kelas 3 hingga kelas 6 mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk menerapkan pola hidup yang lebih berkualitas.

Siswa kelas 3 dan 4 mendapatkan materi khusus di dalam ruangan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta gizi seimbang. Mahasiswa menjelaskan pentingnya mencuci tangan dengan benar dan mengonsumsi makanan bergizi lewat panduan “Isi Piringku”. Tak hanya mendengarkan, para siswa juga melakukan praktik simulasi menyusun menu makanan sehat menggunakan alat peraga visual yang menarik. Pemahaman ini sangat krusial bagi anak usia sekolah dasar agar mereka terhindar dari berbagai penyakit akibat sanitasi yang buruk. Sesi ini diakhiri dengan tanya jawab seru yang membuat suasana kelas menjadi sangat interaktif dan menyenangkan.

Selain edukasi gizi, siswa kelas 3 dan 4 juga diajak mempraktikkan cara membuat sabun cair secara sederhana di dalam kelas. Mahasiswa membimbing siswa mengenal bahan-bahan dasar yang aman serta langkah-langkah pencampuran yang benar hingga menjadi sabun. Praktik ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kreativitas dan memberikan keterampilan praktis yang bisa diterapkan di rumah. Para siswa tampak takjub melihat perubahan tekstur bahan kimia sederhana menjadi produk pembersih yang siap pakai. Keterampilan membuat sabun sendiri diharapkan dapat memotivasi siswa untuk lebih rajin menjaga kebersihan tangan setiap hari.

Sementara itu, siswa kelas 5 dan 6 difokuskan pada kegiatan luar ruangan yang berkaitan dengan kelestarian alam dan kesehatan herbal. Mahasiswa memperkenalkan berbagai jenis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) seperti jahe, kunyit, dan kencur yang memiliki banyak manfaat medis. Penjelasan mencakup cara mengenali tanaman tersebut serta khasiatnya untuk mengobati penyakit ringan secara alami. Materi ini bertujuan agar siswa lebih menghargai kekayaan hayati yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka. Para siswa kelas atas ini terlihat sangat antusias mendengarkan penjelasan mahasiswa tentang cara kerja apotek hidup.
Setelah mendapatkan teori, siswa kelas 5 dan 6 langsung melakukan praktik penanaman bibit tanaman obat di lahan sekolah. Setiap siswa diajarkan teknik menggali lubang, meletakkan bibit dengan posisi yang benar, hingga cara penyiraman yang tepat. Mahasiswa KKN mendampingi proses ini guna memastikan setiap tanaman memiliki peluang tumbuh yang baik di lingkungan sekolah. Melalui praktik langsung ini, siswa belajar mengenai nilai tanggung jawab dalam merawat makhluk hidup dan menjaga ekosistem. Kebun TOGA hasil karya siswa ini nantinya akan menjadi aset sekolah yang bermanfaat bagi seluruh warga SDN 2.
Kegiatan pengabdian ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan simbolis hasil karya siswa kepada pihak sekolah. Kepala Sekolah memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa KKN Unila atas program yang edukatif dan sangat aplikatif bagi para siswa. Mahasiswa merasa bersyukur karena seluruh rangkaian acara, mulai dari edukasi dalam ruang hingga praktik lapangan, berjalan dengan lancar. Semangat yang ditunjukkan oleh para siswa menjadi bukti bahwa metode pembelajaran praktik jauh lebih efektif bagi anak-anak. Semoga ilmu yang dibagikan hari ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan masyarakat di Pekon Tri Tunggal Mulya.
