
Sukarame II, 27 Januari 2026 – Memasuki hari ke-19 masa pengabdian, mahasiswa KKN Unila Kelurahan Sukarame II fokus pada realisasi program kerja unggulan di bidang mitigasi bencana. Pada Selasa (27/1), tim mahasiswa melaksanakan kegiatan perakitan alat pendeteksi dini longsor (Early Warning System) sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam di wilayah desa.
Proses perakitan ini melibatkan tahapan teknis yang cukup mendalam, mulai dari penyusunan komponen sensor, proses pengkabelan yang presisi, hingga pengujian awal sistem kelistrikan alat. Mahasiswa memastikan setiap elemen berfungsi dengan optimal agar nantinya alat ini dapat memberikan sinyal peringatan yang akurat jika terjadi pergerakan tanah yang membahayakan di titik-titik rawan longsor.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang dipelajari di bangku perkuliahan untuk diimplementasikan langsung di tengah masyarakat. Dengan adanya alat pendeteksi rakitan mahasiswa ini, diharapkan warga memiliki sistem peringatan yang lebih mumpuni, sehingga risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian materiil dapat diminimalisir melalui deteksi dini yang lebih cepat.
Tim KKN Sukarame II menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, baik dari segi teknis maupun perizinan lokasi. Semoga alat yang dirakit ini menjadi kontribusi berharga dalam meningkatkan standar keselamatan, kewaspadaan, serta memberikan rasa aman yang berkelanjutan bagi seluruh warga Desa Sukarame II.
